Kasus Bedah Rumah Tanah Toa Segera Dimeja Hijaukan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Kasus Bedah Rumah Tanah Toa Segera Dimeja Hijaukan

RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA — Kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Desa Tanah Toa, Kecamatan Kajang, segera di meja hijaukan. Itu setelah penyidik menyerahkan berkas tahap kedua ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Hendrik menjelaskan, untuk berkas pemeriksaan salah satu tersangka korupsi bedah rumah Desa Tanah Toa, telah dianggap lengkap atau P21 oleh penyidik Kejaksaan.
Selanjutnya pihaknya hanya perlu melengkapi sejumlah berkas lagi sebelum melakukan penyerahan tahap kedua yaitu penyerahan bukti dan tersangka. Sedang satu tersangka lainnya yaitu mantan Kades Tanah Toa, Sulthan, masih dalam pengejaran pihak kepolisan.
“Berkasnya kita pisah, kan ada dua tersangka jadi yang sudah P21 itu, adalah berkas untuk tersangka Asdar. Nah untuk mantan Kades ini, kita mau cari tahu dulu dimana keberadaannya,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba, M Ihsan, kepada Radar Selatan, membenarkan kalau berkas yang dikirim penyidik polisi untuk tersangka Asdar telah dianggap P21 pihaknya. Dengan P21-nya berkas tersebut maka tidak lama lagi kasus tersebut akan segara di sidangkan, itu setelah polisi meneyerahkan berkas tahap kedua.
“Kita akan tahan dulu selama 20 hari sesuai mekanisme, sembari melengkapi berkas lainnya sebelum kita ajukan ke pengadilan Tipikor. Katanya tersangka yang satunya belum ketangkap,” jelasnya.
Sekedar diketahui, kasus BSPS atau bedah rumah sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan Daerah Tertinggal (PDT), dengan anggaran sebesar Rp 27 miliar khusus untuk Kacematan Kajang, kasus inipun kemudian mulai bergulir sejak tahun 2013 silam.
Khusus untuk Desa Tanah Toa sediri, merupakan desa yang paling banyak mendapatkan bantuan yaitu Rp2,4 miliar dengan 301 jumlah penerima manfaat. Dalam kasus ini sendiri penyidik Polisi telah menetapkan dua orang tersangka masing-masing, Asdar dan Sultan yang juga merupakan mantan Kades Tanah Toa, Kajang.
To Top