Ada Tambang Ilegal Milik Oknum Polisi – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Ada Tambang Ilegal Milik Oknum Polisi

OKNUM POLISI. Sejumlah warga menutup jalur masuk tambang galian C, yang diduga milik oknum anggota Polres Bulukumba, berinisial Bripka SP di Dusun Borong Kalukue, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kamis, 8 September
RADAR SELATAN.CO.ID BULUKUMBA  — Tambang galian C ilegal milik oknum anggota polisi berinisial Bripka SP di Dusun Borong Kalukue, Desa Taccorong, Kecamatan Gantang, Kabupaten Bulukumba, ditutup paksa oleh belasan warga setempat.
Informasi berhasil dihimpun wartawan Radar Selatan menyebutkan, kekesalan warga Desa Taccorong memuncak setelah tambang pasir dan tanah timbunan milik Bripka SP tersebut dituding telah merusak kebun milik warga disekitar tambang sehingga warga melakukan penutupan tambang.
“Kebun saya diserobot dan dirusak setelah digali, sudah beberapa kali saya minta agar tambang tersebut tidak menggali di sekitar kebun milik saya, namun tidak pernah dihiraukan,” kata Nurmin Warga Desa Taccorong di Lokasi Tambang, Kamis, 8 September.
Anehnya, kata Nurmin, kebunnya diduga dirusak dan diserobot alat berat milik oknum polisi tersebut sudah beberapa kali dilaporkan ke pihak kepolisian, namun sampai saat ini belum juga ditanggapi serius. “Saya sudah laporkan aktivitas tambang ini ke Polres Bulukumba beberapa hari lalu, namun sampai saat ini belum juga ada tindakan yang dilakukan,” cetusnya.
Karena tidak mendapatkan perhatian dari pihak kepolisian, Nurmin, bersama warga lainnya mendatangi tambang milik Bripka SP dan menutup akses jalan masuk ke dalam tambang sebagai bentuk protes terhadap aktivitas tambang galian C dan tanah timbunan sudah merusak kebun milik warga dan merusak lingkungan sekitar.
Warga lainnya, Idris yang juga ikut melakukan penutupan paksa tambang mengatakan, pihaknya juga kembali melaporkan aktivitas tambang milik Bripka SP telah dilaporkan kembali ke Propam Polres Bulukumba untuk segera ditindak lanjuti.
“Hari ini kami juga mendatangi Propam Polres Bulukumba untuk melaporkan hal ini sebagai bentuk protes yang dilakukan warga, bahkan warga meminta agar pemilik tambang bisa diproses secara hukum,” kata Idris.
Sementara itu, Kanit Propam Polres Bulukumba, Ipda Syamsul Bahri saat dikonfirmasi Wartawan Radar Selatan membenarkan adanya warga Desa Taccorong melaporkan dugaan tambang ilegal milik oknum polisi Bripka SP diduga telah merusak dan menyerobot kebun milik warga sekitar tambang.
“Laporan tersebut telah kita terima dan dalam waktu dekat ini kita akan panggil yang bersangkutan dalam hal ini oknum anggota polisi tersebut untuk dimintai keterangan,” kata Syamsul Bahri.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin mengecam tindakan tambang ilegal yang ada di Desa Taccorong yang saat ini diduga milik oknum polisi.
“Langkah pelaporan yang dilakukan warga ke Polres Bulukumba adalah langkah yang tepat agar tambang tersebut bisa segera dihentikan,” kata Syarifuddin
To Top