Duh, Guru di Jeneponto Dilapor Polisi oleh Tiga Siswanya – Radar Selatan

Radar Selatan

Jentago

Duh, Guru di Jeneponto Dilapor Polisi oleh Tiga Siswanya

LAPORKAN GURU. Tiga orang pelajar SMPN 1 Binam saat melaporkan gurunya sendiri ke polisi dalam kasus dugaan penganiayaan.

JENEPONTO, RADAR SELATAN.CO.ID  — Tiga orang pelajar SMPN 1 Binamu, Kabupaten Jeneponto, RA (15), MR (15) dan SI (15) nekat melaporkan gurunya kepada polisi. Mereka mengaku guru berinisial BT melakukan penganiayaan kepada dirinya di dalam ruang kelas.

“Pertama saya dipukul pake tangannya, kedua kalinya saya dipukul pakai sapu di bagian leher saya,” ungkap RA kepada penyidik Polres Jeneponto didampingi sang ayah, Yusdar.

Dikonfirmasi, BT yang merupakan guru mata pelajaran bahasa Inggris mengakui telah memukul muridnya itu. Namun menurutnya, pemukulan yang dilakukannya hanya sebatas pembinaan, tidak sekeras seperti yang dilaporkan.

Dia menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 9 September lalu saat dirinya mengajar di kelas. Saat pelajaran berlangsung, RA duduk bukan di bangkunya, melainkan di bangku laki-laki. Kemudian RA dan rekannya saling lempar buku. “Bukunya sendiri saya lempari itu siswa, dan kalau soal saya pukul pake sapu, perasaan saya tidak pakai sapu,” ungkapnya kepada wartawan.

BT mengaku menyayangkan tindakannya yang bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada muridnya itu berujung pada ranah hukum. “Sebagai guru pasti kita tidak ingin murid kita seperti itu, apalagi di dalam kelas. Ini hanya sekadar pembinaan, tapi ternyata dilapor ke polisi,” tambahnya sembari berharap masalah tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Kepala SMPN 1 Binamu, Jalaluddin yang dimintai tanggapan juga menyayangkan malasah tersebut dibawa ke ranah hukum. “Kami akan coba cari jalan terbaiknya secera kekeluargaan,” tutupnya

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!