Duh Hebatnya, Tambang Ilegal Oknum Polisi Tetap Beroperasi, Upss Lokasinya Dekat Polres – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Duh Hebatnya, Tambang Ilegal Oknum Polisi Tetap Beroperasi, Upss Lokasinya Dekat Polres

TEBANG PILIH. Ini salah satu bukti institusi yang seharusnya memberikan contoh dengan tidak tebang pilih dalam menegakan aturan. Tetapi, buktinya tambang ilegal milik oknum polisi masih tetap beroperasi dan lokasinya berada di dekat kantor Mapolres.
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Tambang galian C ilegal yang diduga milik oknum anggota Polres Bulukumba, berinisial SP di Dusun Borong Kalukue, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, tetap beroperasi.
Sebelumnya, tambang tersebut ditutup paksa oleh belasan warga setempat. Kekesalan warga Desa Taccorong memuncak setelah tambang pasir dan tanah timbunan milik Bripka SP tersebut dituding telah merusak kebun milik warga disekitar tambang sehingga warga melakukan penutupan tambang.
“Kami sangat sesalkan pihak kepolisian Polres Bulukumba, karena melakukan pembiaran terhadap tambang milik oknum aparat tersebut, padahal kita telah laporkan secara resmi ke pihak Propam namun kenyataan belum juga ada tindakan,” ujar Nurmin warga yang sebelumnya melaporkan Bripka SP ke Propam.
Menurut Nurmin, hanya berselang beberapa jam usai di tutup paksa tambang milik Bripka SP, kemudian beroperasi lagi, sehingga warga yang merasa tanahnya diserobot oleh pemilik tambang termasuk beberapa kebun yang dirusak tidak bisa berbuat apa-apa karena takut.
“Kami laporkan ini ke Propam agar ada tindakan untuk di hentikan tambang tersebut, namun kenyataan sampai hari ini tambang tersebut masih juga beroperasi,” kata Nurmin.
Dirinya meminta agar Kepolisian tidak tebang pilih dalam menerapkan aturan karena sudah jelas tambang yang berada hanya beberapa ratus meter dari Kantor Polres Bulukumba beroperasi bebas, padahal disisi lainnya tambang tersebut sama sekali tidak mengantongi izin resmi.
Sementara itu, warga Taccorong lainya, Muh Idris menyayangkan tindakan yang sampai saat ini masih belum dilakukan Kepolisian khususnya Propam Polres Bulukumba. Padahal ini sudah dilaporkan, setidaknya tambang yang berada hanya beberapa puluh meter dari jalan tersebut bisa di tutup, karena sudah sangat meresahkan warga.
“Kalau memang pihak kepolisian tidak bisa menghentikan tambang ilegal milik oknum aparat ini, kami dari warga akan turun kejalan menyuarakan agar tambang tersebut segera ditutup,” kata Idris.
Idris menduga, Polres Bulukumba tidak melakukan penertiban karena tambang tersebut adalah milik oknum polisi, namun ini menjadi catatan buruk di tengah masyarakat kalau ada oknum aparat yang jelas tahu aturan malah melanggar aturan itu sendiri.
“Insya Allah besok (hari ini, red) kita akan lakukan aksi demonstrasi di Polres Bulukumba meminta agar tambang tersebut segera ditutup,” katanya.
Kasubag Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin mengatakan, pihak Propam masih terus mendalami laporan dari warga terkait dugaan kepemilikan tambang galian C milik oknum anggota berinisial SP, namun kalau dari hasil penyelidikan nantinya memang terbukti maka akan dilakukan proses.
“Kita pastikan akan menutup tambang galian C yang di maksud warga kalau memang terbukti melanggar, apalagi ada oknum aparat yang terlibat didalamnya,” kata Syarifuddin
To Top