Kasihan, Warga Asal Desa Balong Tak Bisa Gunakan BPJS Miliknya – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Kasihan, Warga Asal Desa Balong Tak Bisa Gunakan BPJS Miliknya

ilustrasi (int)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Muh Amin dan Istrinya, Andi Syamsidar, warga asal Desa Balong, Kacematan Ujungloe, harus gigit jari saat petugas BPJS di RSUD Sultang Dg Radja, menyatakan kartu BPJS warga tersebut tak bisa digunakan.

Zakir, saudara dari pemilik BPJS tersebut menceritakan, pihaknya baru mengetahui kalau BPJS miliknya tidak bisa digunkan saat, adik iparnya, Andi Syamsidar, hendak registrasi untuk operasi sesar di RSUD. Agar tetap terlayani dengan pihak rumah sakit, iapun mengalihkan pelayanan dengan berlaku umum.

“Kan saya yang urus kemarin, yah kaget juga, kenapa bisa BPJS adik saya tidak bisa digunakan, katanya tidak terdaftar, yah terpaksa kami berlaku umum saja,” jelasnya. Rabu 14 September 2016

Menurutnya, BPJS milik keluarganya  sendiri merupakan pembagian pemerintah yang di bagiakan pihak pemerintah desa. Dia juga mengaku telah mendatangi pihak BPJS Kabupaten Bulukumba, untuk mengklarifikasi atas tidak bisa digunakanya BPJS tersebut.

“Saya tidak tahu apakah ini BPJS dari pemerintah pusat atau daerah, karena desa yang bagikan, yah kami berharap ada kejelasan juga dan bantuan pemerintah, karena kalau kita berlaku umum jelas pembiayaan akan membengkak. Ini Nomor BPJS adik saya, Andi Syamsidar warga Desa Balong, 0000922335491 dan Suaminya Muh Amin, 0000922335311,” terangnya.

Sementara itu, pejabat BPJS Bululumba, Rijal yang dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui persis penyebab tidak aktifnya BPJS warga tersebut. Hanya saja, kuat dugaan penyebabnya karena nama dan NIK warga tersebut dobel ataukah digunakan lebih dari satu nama.

“Kita baru mau cari tahu dulu penyebabnya apa, tapi kami sarankan, baiknya diusulkan masuk Jamkesda. Bulan ini ada proses pendataan. Lapor saja hari Senin ke Dinkes. Sapa tau bisa Dinkes ajukan ke BPJS. Insyaallah kami usahakan bantu,” katanya.

To Top