Praperadilan Tersangka Korupsi TIK Ditolak Hakim – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Praperadilan Tersangka Korupsi TIK Ditolak Hakim

RAKHMAT FAJAR/RADAR SELATAN SIDANG. Suasana sidang Praperadilan Muh Ajis, di engadilan Negeri (PN) Bulukumba. Dalam persidangan itu permohonan gugatan pemohon ditolak.
BULUKUMBA, RADAR SELATAN
CO.ID — Setelah berproses di meja hijau beberapa pekan terakhir, Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba, akhirnya memutuskan menolak gugatan praperadilan diajukan tersangka kasus TIK, Muh Ajis terhadap Penyidik Polres Bulukumba.
Dari pantuan Radar Selatan, sidang sendiri dihelat pada 14 September 2016, Pukul 16.00 Wita, di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri, Jl. Anggrek.  Persidangaan yang dipimpin Hakim Ketua Yusti Cinianus Radjah, SH, dengan Panitera Pengganti  Haeruddin Majid.
Dalam pembacaan putusannya, Ketua hakim didepan persidangan memutusakan menolak semua dalil yang diajukan oleh pemohon karena pihak termohon dalam hal ini penyidik Polres Bulukumba berdasarkan perundangan sudah benar dalam menetapkan Muh Ajis sebagai tersangka dalam kasus TIK.
“Dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh bukti dan meteri persidangan dengan berdasar pada aturan hukum yang berlaku, dengan ini gugatan preperadilan termohon ditolak,” ujarnya di depan persidangan.
Kuasa Hukum Muh Ajis, David Krisbiantoro menyikapi putusan hakim, pihaknya berencana akan melaporkan hakim praperadilan PN Bulukumba ke Komisi Yudisial (KY) karena adanya indikasi keberpihakan dalam mengambil keputusan dinilai banyak mengabaikan fakta-fakta dalam persidangan.
“Hakim jelas jelas menolak gugatan pemohon juga menolak esepsi termohon, sehingga putusan hakim masih multi tafsir, ada apa putusan hakim itu, tapi bagi saya penolakan gugatan pemohon kemarin bukan berarti kalah, justru dengan adanya penolakan kedua belah pihak kemarin membuka adanya kesalahan di pihak penyidik,” katanya.
Sementara itu, Penyidik Tipikor Polres Bulukumba, Bripka Muh Ali mengatakan, pasca ditolaknya gugatan praperadilan Muh Ajis, maka pihaknya kembali merampungkan proses penyidikan.
“Proses tetap berjalan apa lagi berkas sudah di kirim kembali ke Jaksa dan sementara diteliti kembali karena penyidik  sudah memenuhi petunjuk JPU,”katanya.
Dalam persidangan itu sendiri, turut hadir mewakili pemohon adalah David Krisbiantoro yang merupakan kuasa hukum, sedangkan dari pihak termohon Polres Bulukumba diwakili Kanit Tipikor, IPDA Muh. Ali, Bripka Muh. Ali, Bripka Syamsul  dan dihadiri 10 orang dari Keluarga pemohon. (**)
Upaya Hukum Tersangka TIK
* Muh Ajis mengajugkan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba, Senin, 29 Agustus 2016.
* Muh Ajis mengajukan praperadilan karena menganggap penetapan dirinya sebagai tersangka tidak sah.
* Persidangan perdana atas permohonan pemohon dilakukan pada tanggal 6 September dengan termohon Penyidik Tipikor Polres Bulukumba.
* Sidang putusan atas permohonan pemohon dihelat pada 14 September 2016, Pukul 16.00 Wita, di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri, Jl. Anggrek.  Persidangaan yang dipimpin Hakim Ketua Yusti Cinianus Radjah, SH, dengan Panitera Pengganti  Haeruddin Majid, memutuskan menolak permohonan Muh Ajis.
* Kuasa hukum Muh Ajis berencana akan melaporkan hakim praperadilan PN Bulukumba ke Komisi Yudisial (KY) karena adanya indikasi keberpihakan dalam mengambil keputusan dengan mengabaikan fakta-fakta dalam persidangan.
SUMBER: DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER
To Top