Transaksi Narkoba di Dekat Kantor Bupati, Oknum Satpol PP Diamankan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Transaksi Narkoba di Dekat Kantor Bupati, Oknum Satpol PP Diamankan

DISERGAP. Pihak kepolisian saat melakukan penangkapan pelaku narkoba di dalam kompleks ATM di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujungbulu. 
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba, Zulhajji (27) dibekuk polisi saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu di dekat Kantor Bupati atau tepatnya di halaman di Dinas Pengelolaan dan Keuangan Daerah (DPKD).
Zulhajji ditangkap Res Narkoba Polres Bulukumba, saat akan melakukan transaksi sabu-sabu dengan Subro bin Macciruddin (27) warga Desa Mattirowalie, Kecamatan Gantarang, Kamis, 15 September, pukul 17.00 Wita.
Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Wartawan Radar Selatan menyebutkan, penangkapan oknum anggota Satpol PP berawal saat pihak kepolisian mendapatkan informasi kalau ada transaksi peredaran narkoba jenis sabu-sabu di sekitar kantor Bupati Bulukumba tepatnya di dalam kompleks perkantoran Dinas Keuagan.
“Kami dapatkan informasi kalau ada transaksi narkoba di jalan Jenderal Sudirman akhirnya kita bergerak kesana dan alhasil anggota menangkap dua pelaku terduga narkoba,” kata Kasat Res Narkoba Polres Bulukumba, AKP Idrus.
Idrus mengatakan, barang bukti didapatkan dari oknum anggota Satpol PP diduga narkoba jenis sabu-sabu sebanyak satu saset kristal kecil tersebut di simpang dalam plastik bening yang dibawah oleh pelaku. Pelaku mengaku barang tersebut di beli dari Subro bin Macciruddin. “Mereka mau melakukan transaksi di sekitar ATM, makanya kita buntuti dan ditangkap saat melakukan transaksi,” ujar Idrus.
Saat ini, kata Idrus, keduanya telah diamankan di tahanan Mapolres Bulukumba, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan semetara kalau pelaku Zulhajji yang mengambil barang dari pengedar Subro sudah lama menjadi incarakan aparat kepolisian.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Bulukumba, Andi Asrar Amir mengatakan, memang dirinya telah mendapatkan laporan anggotanya ditangkap dalam dugaan kepemilikan narkoba, untuk saat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan hal tersebut.
“Saya sudah dapat laporan kalau ada anggota Satpol PP yang ditangkap narkoba, namun itu bukan PNS tetapi baru magang, nanti masalah dia dipecat atau tidak kita tunggu hasil pemeriksaan selanjutnya,” kata Asrar.
Namun, jika terbukti secara hukum menggunakan atau memiliki narkoba sudah pasti akan dipecat, karena bukan kali ini saja ada anggota Satpol PP ditangkap narkoba.
“Tidak ada toleransi bagi anggota honorer kami kalau terlibat narkoba lansung kita lakukukan pemecatan, terkecuali kalau PNS itu harus proses bertahap namun kita tetap usulkan pemecatan,” katanya.
To Top