Kepala Desa ini Ajak Rekannya Sukseskan Seminar Dana Desa RADAR SELATAN – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Kepala Desa ini Ajak Rekannya Sukseskan Seminar Dana Desa RADAR SELATAN

Kades Topanda, Andi Jemma
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Kegiatan seminar pengelolaan dana desa aga tidak berimplikasi hukum yang akan digelar Harian Radar Selatan, dalam waktu dekat ini disambut baik sejumlah kepala Desa.
Kepala Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale, Andi Jemma mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan seminar yang akan dilaksanakan Harian Radar Selatan. Pasalnya, kegiatan tersebut ikut membantu pemerintah desa sebagai perpanjang tanganan pemerintah kabupaten dalam mengelola keuangan ADD dan BDD.
Apalagi selama ini masih terdapat sejumlah Kepala desa dan perangkatnya yang belum terlalu paham soal bagaimana mengatur penggunaan anggaran desa, sehingga kerap berimplikasi hukum.
”Kegiatan ini sangat penting untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan wewenang dalam menggunakan anggaran desa. Saya sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan tentu berterima kasih dengan diadakanya kegiatan ini karena akan memberikan pengetahuan kepada kita,” ujarnya, Senin, 19 September.
Andi Jemma menambahkan, semakin banyaknya kegiatan seminar dan diskusi soal pencegahan dan tata cara pengelolaan anggaran desa ikut meminimalisir terjadinya penyelewengan anggaran. Selama ini lanjut, Andi Jemma, banyaknya kasus korupsi yang dihadapi kepala desa di Indonesia tidak terlepas dari ketidaktahuan atas tata cara menggunakan anggaran.
”Saya harap teman-teman desa yang ada di Bulukumba, harus ikut dalam kegiatan ini, agar supaya kita lebih paham bagaimana memaksimalkan dan mengoptimalkan anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku,”ujarnya.
Terpisah, Kades Batang, Hamzah Hafid mengemukakan hal yang sama. Menurutnya seminar dan dialog terkait tata kelola penggunan anggaran harus sering dilakukan untuk menambah pengetahuan bagi pemerintah desa sehingga meminimalisir terjadinya kesalahan agar tidak berimlikasi hukum. Apalagi dengan jumlah anggaran yang cukup besar memungkinkan terjadinya penyalahgunaan anggaran akibat ketidaktahuan dalam mengelola anggaran.
”Dengan melibatkan para penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolsian didalam seminar saya kira lebih bagus, karena kita akan mengetahui batasan-batasan hukum apa saja yang bisa dilakukan dan tidak bisa khususnya pengelolaan anggaran,” katanya.
Direktur Radar Selatan, Sunarti Sain menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dilakukan, untuk membantu Pemerintah Desa, dalam hal pengelolaan dana desa agar tepat sasaran dan tidak berimbas hukum. Olehnya dalam kegiatan nantinya pihaknya berharap agar seluruh desa bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pasalnya, kegiatan tersebut akan memberikan banyak manfaat terkait bagaimana mengelola dana ADD dengan baik dan benar. ”Semoga kegiatannya bisa terealisasi dalam waktu dekat ini,” katanya
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!