Hebat, Jeneponto Sumbang Rekor Muri dan Dunia – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Hebat, Jeneponto Sumbang Rekor Muri dan Dunia

REPORTER: DEDI
EDITOR: SUPARMAN

JENEPONTO, RADAR SELATAN.CO.ID — Meski menyandang predikat sebagai daerah gersang dan tandus, siapa menyangka Kabupaten Jeneponto berhasil menyumbangkan rekor dari Museum Rekor Indonsia (Muri) dan rekor dunia untuk Sulawesi Selatan di pertanian. Daerah berjuluk Butta Toa ini behasil menyumbang pencapaian luas cetak sawah dan titik lahan tanam serentak di 24 Kabupaten di Sulsel.

Hal ini diungkap Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar saat meresmikan penanam komoditi padi, jagung, dan hortikultura seluas 25 hektare secara simbolis di Lingkungan Parappa, Kelurahan Empoang Utara, Selasa 27 September. Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu, Dandim 1425, Letkol Inf. Rudy Sandri, Kapolres, AKBP Joko Sumarno, Ketua DPRD Muh. Kasim Makkamula, Kadis Pertanian Jeneponto, Ahmad, dan beberapa pimpinan SKPD lainya serta ratusan petani.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian dan Kodim 1425 Jeneponto, atas kerja samanya selama ini dalam mewujudkan swasembada pangan nasional berkelanjutan,” ujar Iksan disambut tepuk undangan tangan yang hadir.

Dan yang paling membanggakan, lanjut Iksan, sinergitas yang terbangun antara pemerintah daerah, TNI dan petani berhasil menjadikan Jeneponto sebagai salah satu daerah penyumbang terbesar di Sulsel dalam hal luas lahan dan titik tanam jagunya.

“Untuk itu kita bangga Jeneponto penyumbang terbesar di Sulsel dengan luas lahan dan titik tanam komoditi pagi, jagung, dan holtikultura hingga Provinsi Sulsel berhasil meraih rekor muri,” tambahnya.

Kepala Seksi Produksi Padi dan Palawija Dinas Pertanian Jeneponto, Bambang menambahkan, bukan hanya rekor Muri, Sulsel juga berhasil meraih rekor dunia berkat kerja keras Jeneponto. “Alhamdulillah Jeneponto penyumbang terbaiklah dalam pelaksanaan tanaman serentak jagung se-Sulsel, sehingga Sulsel berhasil memecahkan rekor Muri dan rekor dunia,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, untuk luas cetak sawah di Jeneponto yang dilakukan sebanyak 450 hektare di 49 titik yang tersebar di 11 kecamatan. “Khusus di hari ini, satu titik di Lingkungan Parappa, Kelurahan Empoang Utara dengan luas 25 hektare dan keseluruhan titik tanam di Jeneponto 49 titik dengan luas lahan 450 hektare,” tutupnya

To Top