Wow Keren, Pendapatan Daerah Bulukumba Naik 8,9 Persen – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Wow Keren, Pendapatan Daerah Bulukumba Naik 8,9 Persen

BULUKUMBA,RADAR SELATAN.CO.ID — Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, menyerahkan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah – Perubahan (APBD-P) Bulukumba tahun 2016, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Rabu 28 September 2016.

Penyusunan APBD Perubahan merupakan amanah konstitusi sebagaimana yang disebutkan dalam PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah. Dalam pengantar nota keuangan APBD-P 2016 kepada DPRD Bulukumba, Bupati Andi Sukri Sappewali, memastikan pendapatan daerah dipastikan bertambah. Pendapatan daerah secara umum mengalami peningkatan dari Rp1,4 triliun lebih pada APBD Pokok menjadi Rp1,5 triliun lebih atau meningkat 8,91 persen.

“Peningkatan itu terjadi karena adanya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari Rp130 miliar pada APBD Pokok menjadi Rp142
miliar atau meningkat sebesar 9,58 persen,”kata Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, disidang paripurna DPRD Bulukumba.

Dihadapan sidang paripurna yang dipimpin ketua DPRD Bulukumba H.A Hamzah Pangki, Bupati Andi Sukri Sappewali, mengatakan peningkatan pendapatan daerah tahun 2016 juga dipicu meningkatnya dana perimbangan daerah pada APBD Pokok, dana
perimbangan dianggarkan sebesar Rp933 miliar lebih, naik menjadi Rp1,250 triliun lebih,”ungkap Andi Sukri Sappewali.

Sukri Sappewali, mengakui sektor belanja baik belanja langsung maupun tidak langsung mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan pendapatan daerah. Pada APBD Pokok, total belanja di proyeksikan Rp1,4 triliun lebih. Sementara, pada APBD-P, belanja menjadi Rp1,6 triliun lebih.Terjadinya peningkatan target belanja dipengaruhi oleh peningkatan target belanja langsung dan tidak langsung. Belanja tidak langsung pada APBD Pokok sebesar Rp777 miliar lebih, pada APBD-P meningkat menjadi Rp938 miliar lebih atau naik 20,63 persen.

Peningkatan tersebut secara signifikan dipengaruhi oleh peningkatan belanja hibah yang pada APBD Pokok dianggarkan Rp3,4 miliar naik menjadi Rp85 miliar. Komponen belanja tidak langsung lain yang mengalami peningkatan signifikan adalah belanja pegawai pada APBD Pokok dianggarkan sebesar Rp658 miliar meningkat menjadi Rp732 miliar pada APBD Perubahan atau naik 11,15 persen.

“hal itu terjadi karena adanya tunjangan profesi dan tambahan penghasilan guru dari tahun sebelumnya yang belum terealisir,”kata Bupati Bulukumba Andi Sukri.

Sementar itu, DPRD menjadwalkan kegiatan jawaban DPRD pada hari ini (Kemarin,red) terkait penyerahan APBD Pemkab yang akan menganggarRp 4 miliar untuk belanja daerah pada perubahan ini

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!