Gara-gara Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Warga Tutup Jalan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Gara-gara Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Warga Tutup Jalan

Puluhan Warga Manjalling mengelar aksi tutup jalan sebagai protes masih beroperasinya sejumlah tambang ilegal di daerah tersebut

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Sejumlah warga, Dusun Palattae Desa Manjalling, Ujungloe menggelar aksi tutup jalan. Aksi itu dilakukan menyusul masih beroperasinya sejumlah tambang ilegal di daerah tersebut.

Dari pantuan Radar selatan, aksi tersebut dilakukan, pada Jumat 30 september kemarin, sekitar pukul 09.30 wita sekitar 20 orang masyarakat desa Manjalling yg dikoordinir Ketua BPD Desa Manjalling MUH. IQBAL. melaksanakan aksi penutupan akses jalan masuk kedesa manjalling terkait tambang pasir ilegal yang ada di Desa Manjalling.

Muh IQBAL menjelaskan aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan warga setempat atas masih beroperasinya sejumlah tambang ilegal di daerah tersebut, menurutnya tambang ilegal yang yang beroperasi tersebut dinilai merusak lingkungan dan kelangsungan kehidupan bagi warga setempat karena dilakukan tanpa melihat dampak yang akan ditimbulkan, menurutnya meski saat ini belum begitu besar dampak yang ditimbulkan tapi tidak menutup kemungkinan dalam waktu yang tidak lama akan menimbulkan bencana alam, mulai pengaruh terhadap pertanian, makhluk hidup dan tergangunya sistem ketahanan tanah.

“Kami meminta Pemerintah dan pihak Kepolisian agar Tambang pasir ilegal di Desa Manjalling segera ditutup. Kalau ini sampai tidak digubris maka aksi kami akan terus kami lanjutkan, kasihan anak cucu kita nanti akan dampak yang ditimbulkan pertambangan ilegal ini,”jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Ujungloe, AKP Drs Muh Arief mengatakan aksi tersebut berlangsung aman dan tertib. Iapun berjanji akan mengkoordinasikan hal tersebut kepihak yang terkait.”Kita akan duduk bersama untuk mencarikan solusi,”katanya.

Dalam aksi tersebut juga turut dihadiri pemerintah Kecamatan Ujungloe, ADIL, S.Sos.dan Kades Manjalling A. LUKMAN.Aksi tersebut dikawal oleh personil Polsek Ujungloe dan aksi berakhir pada pukul 11.30 wita, hanya saja sampai sata ini beberapa orang peserta aksi masih berjaga-jaga melarang mobil pengangkut pasir yang hendak masuk lokasi tambang pasir.(RFR)

To Top