Kopel Pastikan Pembahasan APBD 2017 Molor, Bupati: Sabar-Sabarki – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Kopel Pastikan Pembahasan APBD 2017 Molor, Bupati: Sabar-Sabarki

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Komite Pemantau Legislatif (Kopel) menilai pergerakan pemerintah kabupaten (Pemkab) dan DPRD Bulukumba, lamban.

Hal itu terbukti di Oktober ini masih membahas Anggaran Pendapat Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P), yang idealnya sudah masuk dalam tahap pembahasan Rancangan APBD 2017.

Koordinator Bidang Advokasi dan Anggaran, Kopel Bulukumba, Bakri Abu Bakar kepada RADAR SELATAN, Senin 3 Oktober mengungkapkan, jika Pemkab dan DPRD tidak serius bekerja untuk rakyat, hal tersebut terbukti dengan lambatnya program penganggaran padahal sudah masuk bulan Oktober.

Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) no 31 Tahun 2016 tentang pedoman penyusunan APBD 2017, idealnya Oktober telah masuk pembahasan RAPBD pokok.

“Keterlambatan ini mengingatkan kita, akan masa kepemimpinana A M Sukri yang lalu, yang mana menjadi kepala daerah paling terlambat, menetapkan APBD-nya, sepertinya ini akan terulang lagi yang saat ini masih membahas APBD Perubahan,” ujarnya.

Keterlambatan ini, tentu akan berdampak buruk kepada kesejahteraan masyarakat, dan tidak relevan dengan visi dan misi yang diusung Bulukumba sejahterah dan terdepan.

Seharusnya, lanjut Bakri pembahasan dan penetapan APBD- Perubahan sudah rampung di September kemarin, namun realisasinya baru tahap pembahasan dan akan berdampak pada molornya pembahasan APBD Pokok karena panjangnya pembahasan APBD Perubahan.

“Panjang ini pembahasan APBD Perubahan, belum lagi KUA-PPAS, Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA), dan lain-lainya, yang pasti ini sangat lambat,” ujarnya.

Bupati Bulukumba, A M Sukri Sappewali yang dikonfirmasi mengaku, jika Pemkab dan DPRD telah memaksimalkan kinerja untuk menyelesaikan seluruh rangkain pembahasan yang saat ini telah masuk dalam pembahasan APBD-P. Dia mengaku telah memorsirkan seluruh tenaga, hannya saja ada beberapa hal sehingga beberapa pembahasan molor salah satunya penyelesain pembahasan RPJMD.

“Sabar-sabarki, insaya Allah kita akan segera selesaikan pada bulan ini, ” ujarnya.

Sebagai bukti keseriusanya dalam menyelesaikan pembahasan di DPRD, Sukri mengaku telah melarang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk keluar daerah tanpa izin Bupati, dengan tujuan meepercepat seluruh proses pembahasan.

To Top