Pengendara Dibawah Umur Rentan Kecelakaan, Begini Alasannya! – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Pengendara Dibawah Umur Rentan Kecelakaan, Begini Alasannya!

Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP. Harina.

BULUKUMBA, RADAR SELATANCO.ID — Berhati-hatilah bagi para orang tua dalam memberikan izin atau memperbolehkan anaknya yang masih di bawah umur terlebih belum memiliki kualifikasi berkendara untuk mengendarakan kendaraan bermotor di jalan raya. Sebab, resikonya lebih besar dari pada manfaatnya.

Hal ini diungkapkan Kanit Lakalantas Polres Bulukumba, Ipda Jumadi. Kata dia, usia muda rentan kecelakaan. Alasannya, pengendara motor pada usia 16 hingga 24 tahun lebih dominan menjadi korban kecelakaan atau pelaku laka lantas.

“Sesuai Pasal 81 ayat 1 dan 2, untuk mendapatkan SIM, setiap orang harus memenuhi persyaratan usia, administratif, kesehatan dan lulus ujian. Dari sisi usia, untuk SIM A, C, dan D, minimal pemilik SIM harus berusia 17 tahun. Sedangkan B1 minimal 20 tahun dan B2 minimal 21 tahun,” jelasnya, kepada RADAR SELATAN, Selasa, 4 Oktober 2016.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Harina mengatakan anak di bawah umur kurang mampu dalam mengontrol emosi. Tanggung jawab dan pemahaman akan pentingnya keselamatan juga masih kurang. Itu mengapa Surat Izin Mengemudi (SIM) baru dapat diperoleh setelah berusia 17 tahun ke atas.

“Anak di bawah umur biasanya masih kurang mampu mengontrol emosi, kematangan berfikir kurang, kesadaran akan tanggung jawab rendah, dan ditambah lagi kurangnya pemahaman akan pentingnya keselamatan,” ujar Harina.

Dalam mengatasi persoalan ini, Satlantas Polres Bulukumba pun telah mengupayakan berbagai pencegahan. Sosialisasi ke sekolah-sekolah rutin digelar. Bahkan, pengetahuan tentang lalu lintas juga telah dimasukan ke dalam kurikulum sekolah.

Selain itu, penindakan juga dilakukan dengan melakukan razia bagi pengemudi di bawah umur atau tidak memiliki SIM.

Akan tetapi menurut Harina, berbagai upaya ini tidak akan maksimal jika tidak didukung oleh kepedulian orang tua. Masih banyak orang tua yang mengabaikan keselamatan anak mereka yang masih di bawah umur dengan mudahnya dalam memberikan izin mengendarai kendaraan bermotor.

Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau agar para orang tua untuk lebih selektif dalam memberikan izin berkendara kepada anaknya, terutama bagi mereka yang masih di bawah umur.

“Bagi para orang tua agar dipertimbangkan kembali dalam memberikan izin atau memperbolehkan anaknya yang masih di bawah umur atau belum memiliki kualifikasi mengemudi, berkendara di jalan raya. Sebab, lebih besar resikonya dari pada manfaatnya,” terang Harina.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!