Begini Apresiasi Inspektorat Untuk Seminar Dana Desa Radar Selatan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Begini Apresiasi Inspektorat Untuk Seminar Dana Desa Radar Selatan

Apresiasi terhadap kegiatan Seminar Dana Desa Radar Selatan, tidak hanya datang dari kalangan Kepala Desa saja, Inspektorat sebagai lembaga pengawasan menyambut baik kegiatan tersebut.

Ditemui diruang kerjanya, dihadapan Wakil Direktur Radar Selatan, Amiruddin Makka, kepala Inspektorat, Dra Hj A Nurdiana, mengaku berterima kasih dengan kegiatan tersebut, paling tidak dengan adanya kegiatan tersebut secara tidak langsung telah membantu tugas pihaknya dalam hal memberikan sosialisasi dalam hal pengawasan penggunan anggaran. Apalagi menurutnya kegiatan yang akan dilakukan Radar Selatan, sinergi dengan program pihaknya.

“Kita sangat mendukung sekali kegiatan ini, insya Allah akan kita rekomendasikan orang kami sebagai pemateri apalagi memang belum lama ini pejabat kami mengikuti Training Of Trainer (TOT) berkaitan dengan penggunan dana desa, jadi sangat bagus saya kira, selama untuk kepentingan bersama haruslah kita saling mendukung,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 10 Oktober, kemarin.

Dijelaskanya dengan kegiatan tersebut Kepala desa dan perangkatnya, bisa mendapatkan pengetahuan dalam hal peningkatan SDM terkait tata cara penyusunan RKA, admitrasi lainnya begitu juga dalam pembuatan SPJ. Kegiatan ini juga sangat penting sekali diikuit kepala desa yang baru saja terpilih begitu juga dengan Sekretaris dan Bendahara, karena ketiganya ini harus memiliki SDM yang mempuni dan harus bersinergi sehingga dalam mengelolah anggaran desa dan bantuan desa yang cukup besar bisa terhindar dari jerat hukum.

“Kan masih ada Kepala desa yang basic ilmunya belum terlalu paham sehingga bisa menyebabkan kekeliruan dalam menyusun anggaran dan pada akhirnya akan berimplikasi hukum. Makanya juga PMD itu harus reaktif juga,” ujarnya.

Nurdiana menceritakan selama ini pihaknya mengaku masih kerap mendapatkan temuan bahkan setiap tahunnya ada temuan mulai dari kesalahan admistrasi sampai penggunaan anggaran yang tidak sesuai karena tidak mampu dipertanggunjawabkan. Penyebab terjadinya hal tersebut karena adanya ketidaksingkrongan dan pembagian tugas yang masih keliru, seperti masih adanya kades yang memegang dana sendiri serta tidak efektifnya kinerja dari sekretaris desa.

“Contoh sekreteris itu adalah PPTK, tugasnya harus lihat apakah sudah menjadi prioritas dan sesuai dengan perencanaan, makanya yang tiga ini harus sinergi Kades, Bendahara dan Sekretaris. Jadi kalau ini tidak sinergi yang tiga makanya biasa penyusunan SPJ terlambat, siklusnya begitu kenapa biasa lama cair dana,” katanya.

Olehnya memang, kegiatan seperti seminar dana desa haruslah menjadi ruang yang harus dimaksimalkan oleh seluruh perangkat desa. Sehingga kedepannya tata kelolah pengelolaan anggaran yang dilakukan desa tidak terjadi masalah. Dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, kedepanya Inspektorat tidak lagi banyak mendapatkan temuan, pasalnya selama ini masih saja ada desa yang sampai berulang kali terjadi kesalahan dan temuan admitrasi.

“Yah bagi kami selain harus SDM yang mempuni harus kembali keintegritas, kalau mau melihat baik desanya saya rasa tidak akan ada masalah apalagi mau menyalahgunakan anggaran,”tambahnya.(faj)

To Top