Begini Respon Kades Soal Seminar Dana Desa RADAR SELATAN – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Begini Respon Kades Soal Seminar Dana Desa RADAR SELATAN

APRESIASI. Kepala Desa Benteng Malewang, Amiruddin (Baju hitam) dan Kepala Desa Pakubalaho, Pirman Sannag (Baju putih), mengajak Seluruh Kades Bulukumba, ikut seminar dana desa Radar Selatan.

* Dana Desa, Berkah Sekaligus Musibah

Penyelanggaraan Seminar Dana Desa, Radar Selatan, yang akan dilaksanakan pada Kamis 20 Oktober, di ruang Pola Bupati, terus mendapatkan respon positif dari sejumlah Kepala Desa. Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya penyalahgunaan anggaran dana desa disebabkan kurangnya pengetahuan SDM.
“Nah dengan hadirnya seminar seperti ini jelaslah sangat baik, karena ada ruang bagi kami Kepala desa untuk menggali ilmu lebih banyak lagi, memang tidak ada niat untuk menyalahgunakan anggaran, tapi karena ketidaktahuan bisa saja menyebabkan persoalan dibelakangan hari,” ujar Kepala Desa Benteng Malewang, Gantarang, Amiruddin.
Dia menambahkan, pada dasarnya ADD dan BDD yang dikelola desa merupakan berkah sekaligus musibah bagi Kepala desa dan pejabatnya jika tidak mengkelolanya dengan baik dan benar sesuau petunjuk juknis dan aturan yang ada. Tata kelola penggunaan anggaran tentulah akan berimplikasi hukum, pada dasarnya menuurut dia, BDD adalah anggaran yang tujuannya untuk membangun bukan malah sebaliknya akan mempenjarakan.
“Dana desa itu berkah buat kami tapi akan menjadi musibah buat kita juga kalau salah dalam mengelola. Mungkin sudah benar bagi kita dan niatnya untuk masyarakat, tapi belum tentu dengan aturan yang ada,”ujarnya.
Menurutnya, pada dasarnya hampir seluruh desa telah memahami mekanisme dan prosedur penggunan anggaran dana desa (ADD), berbeda halnya dengan Bantuan Dana Desa (BDD), dimana masih terdapat ketidaktahuan bagi pejabat desa dalam menggunakannya. “Kan ini masih baru, makanya harus belajar memang, dan saya kira dengan melibatkan sejumlah institusi, ini sangat bagu, ini inisiatif luar biasa yang dilakukan Radar Selatan,”pungkasnya.
Sama halnya, Desa Pakubalaho, Bontotiro, Pirman Sannag, pada dasarnya pengelolaan dana desa yang benar adalah penggunan yang susai dengan kebutuhan bukan kepentingan. Meski dirinya merupakan Kepala Desa incumbent, bukan berarti dirinya sudah paham semua terkait proses penggunaan dana desa khususnya BDD.
“Kita ini sama-sama belajar, pemahaman yang keliru akan berdampak pada hasil yanng keliru juga, apalagi ini soal anggaran kalau salah-salah menggunakannya, meski tidak ada niat kesitu tetaplah akan berhadapan dengan hukum. Jadi saya rasa Seminar ini sangat bagus sekali, ini menjadi ruang pembelajaran buat saya dan teman-teman desa,”katanya.
Pada kesempatan itu, juga kedua desa tersebut ditemui di Warkop Bang Andy, mengajak seluruh Kepala Desa yang ada di Bulukumba, untuk ikut terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan Seminar tersebut.
“Teman-teman (Desa,red) harus memaksimalkan forum ini, apalagi mendudukan sejumlah instansi, apalagi kegiatannya di Bulukumba ji digelar, ayo kita sama-sama belajar,” ajak Kades Benteng Malewang, Amiruddin, yang ikut diamini, Kades Pakubalaho, Pirman Sannang

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!