Diduga Lakukan Pungli, Tiga Oknum Petugas Samsat Diberhentikan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Diduga Lakukan Pungli, Tiga Oknum Petugas Samsat Diberhentikan

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Tiga oknum pegawai harian lepas (PHL) Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bulukumba diberhentikan lantaran diduga
melakukan praktik pungutan liar (pungli).

Selama ini, ketiganya bertugas di bidang berbeda, satu di bagian pembuatan pelat kendaraan dan dua lainnya di bagian pelayanan.

Kanit Regident Samsat Bulukumba, Ipda Syafaruddin mengakui jika beberapa petugas harian lepas telah diberhentikan.

“Tiga sudah kami berhentikan karena statusnya hanya tenaga sukarela. Begitu juga uang yang telah diambil dari pemohon sudah kami sita untuk disetorkan ke kas untuk diproses perpanjangan dan pergantian pelatnya,” jelas Syafaruddin, kepada RADAR SELATAN, Selasa, 18 Oktober 2016.

Syafaruddin mengakui jika tindakan oknum PHL kerap dikeluhkan para pemohon dan bahkan telah merugikan wajib pajak. Untuk itu, pihaknya saat ini menginventarisir orang-orang yang sudah menjadi korban, serta meminta kepada pihak yang merasa dirugikan untuk mendatangi samsat dan pihaknya akan bantu untuk melakukan pengurusan awal.

Bukan hanya itu, Syafaruddin mengatakan sejak dirinya menjabat sebagai Kanit Regident Samsat Bulukumba beberapa program telah digelontorkan mulai dari sistem antrian yang akan menggunakan nomor antrian bagi pemohon pembayaran pajak. Bukan hanya itu bahkan pihaknya juga meminta agar masyarakat melaporkan kalau memang ada oknum pengawai samsat yang melakukan pungli.

“Tidak ada ampun bagi oknum anggota samsat yang melakukan pungli karena ini sudah instruksi dari Kapolri bagi anggota yang melakukan pungli maka akan disanksi berat,” ujar Syafaruddin. (*)

To Top