Polisi dan Jaksa Ingatkan Kades Hati-Hati Gunakan Anggaran – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Polisi dan Jaksa Ingatkan Kades Hati-Hati Gunakan Anggaran

seminar dana desa Radar Selatan

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba, dan Kejari Bulukumba, ingatkan Kepala Desa agar berhati-hati dalam menggunakan anggaran dana desa dan bantuan desa. Hal itu disampaikan dalam acara Seminar sehari Dana Desa Radar Selatan. Kamis 20 Oktober, Ruang Pola Kantor Bupati.

Penyidik Tipikor Polres Bulukumba, Bripka Ahmad Fathir mengatakan pada dasarnya terdapat banyak modus dalam tindak pidana korupsi, diantaranya Markup,pengurangan spek, melakukan pelaporan fiktif, suap, gratifikasi, pencucian uang dan sebagainya.

“Jadi kami ingatkan Pak (Desa,red) agar hati-hati menggunakan anggaran, karena korupsi itu banyak macamnya. Jadi biar bukan kita yang nikmati uang, tapi karena perbuatan kita memperkaya orang lain, itu bisa terjerat hukum juga,” jelasnya.

Bripka Fathir, menambahkan, untuk menghindari jerat hukum perlu kepala desa dan perangkatnya memahami aturan serta memperkaya SDM. “Kami rasa apa yang dilakukan Radar Selatan, ini kegiatan yang mulia, jadi ini bukan ajang mengajari tapi ini forum untuk saling mengigatkan,” tutupnya.

Kanit Tipikor, Polres Bulukumba, Bripka Muh Ali menambahkan, pada dasarnya untuk bisa terhindar prilaku korupsi, harus dimulai dari perbaikan kualitas pribadi, dimulai dengan tidak berprilaku konsumtif. “Jangan bergaya mewah-mewah, ini akan potensi melakukan penyimpangan, bayangkan kalau gaya tidak sesuai dengan pendapatan, maka kadang membuat laporan fiktif untuk mendapatkan uang,” tambahnya.

Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Prima Sophia, mengajak agar Kepala Desa, paham aturan main dalam mengelolah anggaran, sehingga akan dipahami mana yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Hal lainnya adalah, soal pelaporan pertanggunjawaban penggunaan anggaran desa yang harus sesuai dengan pengerjaan dan program yang dilakukan.

“Kalau bapak dan ibu desa paham soal regulasi saya yakin tidak akan ada masalah, kuncinya hanya disitu, hanya saja memang harus sering berkoordinasi dengan pihak terkait,” pungkasnya

To Top