Mereka Berkarya, Mereka Pemuda – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Mereka Berkarya, Mereka Pemuda

* Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda

MOMENTUM peringatan hari Sumpah Pemuda, Jumat, 28 Oktober 2016, menjadi ajang refleksi bagi seluh pemuda di tanah air ini. Tak terkecuali di Kabupaten Bulukumba.
Tentu hari bersejarah ini, diharapkan menjadi spirit bagi pemuda untuk terus mamksimalkan diri dan menjadi lokomotif terjadinya perubahan.
Di Kabupaten Bulukumba, sendiri ada beberapa tokoh pemuda telah berkarya. Diantaranya, Azis Mattola. Azis sapaan akrabnya diketahui lebih fokus pada dunia wirausaha. Menurutnya, saatnya anak muda harus bangkit menjadi pelopor dalam perubahan salah satunya di sektor ekonomi dan bisnis.
“Mari kita sempurnakan kemerdekaan dengan lepas dari penjajahan ekonomi. Kami berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap Wirausaha Muda, berikan pelatihan yang berjenjang, jangan hanya diajari keterampilan dan produksi tapi tidak diajarkan marketing,” ujar pemilik Istana Batik ini.
Selanjutnya, Zul Majjaga pemuda dari Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, ia salah seorang yang mendirikan Lego-lego dan Rumah Baca di Desa Batang. Menurutnya, dalam perjalanannya pemuda memiliki identitas, sehingga dalam konteks itu, mereka harus merebut kembali identitas strategis pemuda dalam interaksi berkebangsaan. “Perlu dan diperlukan kesadaran kolektif untuk menemukan jawaban atas tantangan-tantangan zaman,” kata pengurus DPD I KNPI Sulsel itu.
Kemudian, Basmawati Haris, pemuda ini dikenal sebagai sosok perempuan bergerak di dunia literasi. Ia mengatakan, di hari sumpah pemuda seharusnya para pemuda senantiasa berlomba untuk melahirkan kreatifitasnya sebagai pemuda serta menginstropeksi diri dari, apa yang telah dan akan diperbuat untuk bangsa Indonesia.
“Salah satu caranya adalah pemuda harus tampil bersama memberantas buta aksara dengan menggiatkan dunia literasi, membaca dan menulis. Sadar akan hak dan kewajiban sebagai pemuda Indonesia. Semoga para pemuda khususnya pemuda Bulukumba bisa bersama-sama memajukan bangsa, menjadi garda terdepan untuk kemajuan bangsa Indonesia, untuk kemajuan Pemuda Bulukumba, selamat hari sumpah pemuda,” katanya.
Anwar Purnomo memaknai hari sumpah pemuda sebagai momentum untuk bekerja lebih baik lagi. Pemuda saat ini memiliki tantangan besar, salah satunya narkoba dan dan lainnya, untuk itu kegiatan positif melalui kerja-kerja cerdas dengan menggelar kegiatan event sebagai wadah penyaluran bakat pemuda diangga penting.
“Pemuda harus kuat, pintar dan cerdas. Makanya dalam momentum sumpah pemuda ini, kami akan bekerja lebih maskimal dengan menggelar berbagai event sebagai ajang peningkatan bakat,” ujarnya.
Berbeda dengan Kepala Suku Sanggar Seni Al Farabi, A M Ichdar YN, yang memaknai sumpah pemuda sebagai pengakuan atas nama cinta, yaitu cinta terhadap tanah air, bangsa dan bahasa Indonesia, dengan mengimplementasikan nilai sumpah pemuda, dengan langkah sederhana yakni membuat kegiatan positif untuk daerah.
“Kami akan menebar cinta disetiap jengkal semesta, melalui seni pertunjukkan yang mengadopsi keluhuran tradisi yang kita miliki,” ujarnya.
Movemen Projek Kopi Kahayya Bulukumba, A Awal Irsyad memandang sumpah pemuda sebagai perwujudan terhadap semangat pemuda dalam memberi kontribusi positif terhadap bangsa dan tanah air. Baik dari perspektif nilai maupun sikap dan tindakan dimanapun dia berada.
“Untuk itu kedepanya saya akan lebih berpartisipasi aktif dalam mendorong pembangunan, salah satu social movement yang saat ini saya kampanyekan adalah bangga produk lokal. Meskipun sebagai pilot projectnya adalah kopi, tapi kedepannya tidak menutup kemungkinan akan merambah ke industri kreatif dan digital, yang berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Koordinator Komunitas Cinta Sedekah (KCS) Andy Roy yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan menilai momentum Sumpah Pemuda merupakan peringatan lahirnya pemuda Indonesia yang bersumpah berbangsa satu yaitu Bangsa Indonesia. Sebagai sebangsa, sudah seharusnya di antara manusia merasakan bahagia dan duka bersama. Pemuda harus peka dengan lingkungan serta bisa menjadi jembatan dalam menolong masyarakat yang membutuhkan. Pertolongan tersebut tidak melulu soal bantuan finansial ataupun logistik, namun bisa melalui bantuan pemikiran.
“Pemuda itu harus bekerja agar bisa memberi, harus cerdas agar bisa membagi ilmu dan harus kuat agar bisa membantu. Pemuda itu harus bermanfaat untuk bangsa, berarti bermanfaat untuk sesama, ini harus dimulai dari hal yang terkecil,” ujar pengusaha muda itu.
Menurut perintis Laboratorium Pertanian di Desa Kambuno, Kecamatan Bulukumpa, Aryanto, kini pemuda petani jumlahnya semakin menurun. Tidak sedikit pemuda yang meninggalkan kampung halaman untuk ke luar daerah bahkan sampai merantau ke negeri orang untuk mengais rezeki. Padahal seharusnya, jika memang telah bersumpah mencintai tanah air, tinggal dan memajukan tanah air ini menjadi daerah yang hebat termasuk dalam bidang pertanian.
Pada momentum peringatan Sumpah Pemuda kali ini, ia berharap pemerintah dapat membuat inovasi bagaimana pemuda dapat diberdayakan dengan baik. Pemerintah dapat memberikan pemahaman bahwa pemuda juga dapat memberika kontribusi melalui bidang pertanian.
“Pemuda memiliki peran untuk memajukan bangsa ini, salah satu kontribusi yang bisa diberikan melalui bidang pertanian. Sehingga sudah seharusnya kita bersama-sama mengelola tanah yang subur menjadi lahan pertanian,” katanya.
Henriyadi Bahtiar, memaknai sumpah pemuda sebagai spirit, melahirkan semangat pemuda yang lebih percaya diri, dan berinovasi dalam berkarya dan kerja nyata.
“Langkah introspeksi diri, memikirkan apa yang telah kita lakukan bagi daerah kita. Anak muda itu harus kembali ke daerah, apa yang kita dapatkan di kota kita terapkan di desa, untuk membangun bangsa yang lebih kuat,” ujarnya.
Bagi Program Manager Jukutech Sahabat Pulau, Fina Irmawati Syam, memaknai Sumpah Pemuda itu sederhana saja. Harapannya, pemuda itu tidak hanya bermimpi dan berteori melainkan melakukan aksi nyata sebagai wujud kesungguhan dalam membangun mimpi tersebut. Dan sudah seharusnya mimpi pemuda itu adalah mimpi yang menggetarkan, bukan hanya berkompetisi di daerah sendiri melainkan berkompetisi hingga tingkat dunia.
Sebagai wanita yang bersentuhan langsung dengan alam, dan sering melakukan pendampingan dengan nelayan, ia berharap ke depan anak-anak bisa bangga melihat pekerjaan tersebut. “Saya harap ke depan anak-anak bisa yang dengan bangga memiliki mimpi menjadi nelayan dan petani yang hebat,” ucap wanita yang sering menjadi pembicara di tingkat internasional seperti di Myanmark sebagai pembicara di bidang teknologi perikanan. (**/A)

DATA DIRI DAN QUOTE

* Azis Mattola
Ketua Komunitas Tangan di Atas (TDA) Bulukumba
Pemilik Istana Batik
Presidum Rumah Ide Topanrita
Sekretatis Mappuji Instutite
Sekjend Lentera Society

Quote

“Mari kita sempurnakan kemerdekaan dengan lepas dari penjajahan ekonomi. Kami berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap Wirausaha Muda, berikan pelatihan yang berjenjang, jangan hanya diajari keterampilan dan produksi tapi tidak diajarkan marketing”

* Zul Majjaga, SH, MH
Pendiri Lego-lego dan Rumah Baca Desa Batang
Pengurus DPD I KNPI Sulsel
Pengurus KHMI Sulsel

Quote

“Perlu dan diperlukan kesadaran kolektif untuk menemukan jawaban atas tantangan-tantangan zaman”

* Basmawati Haris
Karya :
Buku Ontologi Puisi “Pelangi Nusantara”
Penulis Buku “Mengungkap Tabir Bumi Khatulistiwa” penerbit Bumi Kita
Pengurus: Sekretaris Sekolah Sastra Bulukumba (SSB)
Sekretaris Srikandi Pemuda Pancasila
Pengelolah Rumah Baca Pinisi Nusantara 1986
Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI)

Quote
“Salah satu caranya adalah pemuda harus tampil bersama memberantas buta aksara dengan menggiatkan dunia literasi, membaca dan menulis. Sadar akan hak dan kewajiban sebagai pemuda Indonesia. Semoga para pemuda khususnya pemuda Bulukumba bisa bersama-sama memajukan bangsa, menjadi garda terdepan untuk kemajuan bangsa Indonesia, untuk kemajuan Pemuda Bulukumba, selamat hari sumpah pemuda”

* Andi Anwar Purnomo
Penggerak ST 15
Ketua Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Bulukumba
Pengurus HIPMI Bulukumba
Pengurus KNPI Bulukumba

Quote

“Pemuda harus kuat, pintar dan cerdas. Makanya dalam momentum sumpah pemuda ini, kami akan bekerja lebih maskimal dengan menggelar berbagai event sebagai ajang peningkatan bakat”

* A M Ichdar YN
Kepala Suku Sanggar Seni Al Farabi
Pengurus KNPI Bulukumba

Quote

“Kami akan menebar cinta disetiap jengkal semesta, melalui seni pertunjukkan yang mengadopsi keluhuran tradisi yang kita miliki”

* Andi Awal Irsyad
Kadiv Pengembangan Daerah Indonesia Movement Project
PIC Kopi Kahayya

Quote

“Untuk itu kedepanya saya akan lebih berpartisipasi aktif dalam mendorong pembangunan, salah satu social movement yang saat ini saya kampanyekan adalah bangga produk lokal. Meskipun sebagai pilot projectnya adalah kopi, tapi kedepannya tidak menutup kemungkinan akan merambah ke industri kreatif dan digital, yang berbasis kearifan lokal” ujarnya.

*Andy Roy
Koordinator Komunitas Cinta Sedekah (KCS)
Owner Warkop Bang Andy

Quote

“Pemuda itu harus bekerja agar bisa memberi, harus cerdas agar bisa membagi ilmu dan harus kuat agar bisa membantu. Pemuda itu harus bermanfaat untuk bangsa, berarti bermanfaat untuk sesama, ini harus dimulai dari hal yang terkecil”

* Hendriyadi Bahtiar Daeng Sila
Pendiri Sahabat Pulau
Publik Reletion Yayasan Ekonatural
Alumni Amerika pilih menetap di desa/pulau

Quote

“Langkah introspeksi diri, memikirkan apa yang telah kita lakukan bagi daerah kita. Anak muda itu harus kembali ke daerah, apa yang kita dapatkan di kota kita terapkan di desa, untuk membangun bangsa yang lebih kuat”

* Fina Irmawati Syam
Program Manager Jukuteach di Sahabat Pulau

Quote

“Saya harap ke depan anak-anak bisa yang dengan bangga memiliki mimpi menjadi nelayan dan petani yang hebat”

To Top