Duh, Sehari Buka ATM, Uang Rp 50 Juta Raib Dibobol – Radar Selatan

Radar Selatan

Jentago

Duh, Sehari Buka ATM, Uang Rp 50 Juta Raib Dibobol

PERLIHATKAN BUKTI. Muh. Ilyas, memperlihatkan bukti print out (cetakan) hasil transaksi di buku rekening tabungannya melalui ATM, Senin kemarin. Baru sehari memengang kartu ATM, uang sebesar Rp 50 juta sudah dibobol.

JENEPONTO, RADAR SELATAN.CO.ID — Apes bagi Muh. Ilyas, warga Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Jeneponto ini terpaksa gigit jari. Pasalnya, uang tabungan sebanyak Rp 50 juta di tabungannya raib dibobol orang yang belum diketahui identitasnya.

Kepada RADAR SELATAN, Muh. Ilyas mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 27 Oktober lalu. Awalya ia mengurus penerbitan kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di Bank BRI Unit Balang pada Rabu 26 Oktober, dengan menyetorkan uang tunai sebesar Rp 50 juta untuk tabungannya.

Namun saat akan ditarik keesokan harinya, kartu ATM yang diterbitkan pihak BRI tidak dapat digunakan untuk bertransaksi alias error. Saat mengonfirmasi ke pihak BRI Cabang Binamu, diketahui uang tabungannya telah dicairkan oleh seseorang. Setelah dicek, uang tersebut dicairkan secara tunai dan sistem transaksi via transfer ke beberapa rekening di Makassar dan Bantaeng.

“Tidak bisa dipakai itu kartu (ATM), mungkin berlakumi,” ungkap Muh. Ilyas, kemarin.

Aparatur Sipil Negera (ASN) yang bekerja di Sekretariat Daerah Kabupaten Jeneponto ini mencurigai oknum karyawan BRI di Unit Balang yang melayaninya saat penerbitan kartu ATM. Kecurigaannya berdasarkan proses penerbitan kartu yang diduga tidak seuai prosedur.

“Tidak tanda tanganka di kartu ATM itu, langsungji saja nakasika itu (maaf nama disamarkan, red). Mintaka juga (nomor)pin yang mudah, itumi nakasikan 123456,” bebernya.

Kecurigaannya bertambah saat Muh. Ilyas berupaya menemui sang karyawan yang dimaksud di BRI Unit Balang, namun tidak berhasil karena yang bersangkutan tidak berkantor dengan alasan sakit.

Wakil Asisten Menejer Operasional BRI Cabang Jeneponto, Yadi Parman yang coba dikonfirmasi, kemarin mengaku tidak berwenang memberikan penjelasan terkait kasus tersebut. “Silahkan langsung ke keala (BRI) Unit Balang,” singkatnya kepada wartawan.

Sementara, Kepala BRI Unit Balang, Ruslan Rahim yang ditemui mengaku, proses penerbitan kartu ATM, Muh. Ilyas, sudah sesuai prosedur. Kartu ATM yang diberikan pun sudah sesuai standar dan dapat digunakan untuk bertransaksi, tidak ada masalah.

Namun pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap oknum pembobol uang tabungan milik salah seorang nasabahnya itu. “Kami sudah mengetahui pelaku yang mencairkan dana tersebut. Kami sudah buka lewat CCTV, dan kami juga sudah bekerja sama dengan pihak kepolsian,” ujarnya.

Ruslan mengakui, kasus ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. Dia berjanji akan memberikan tindakan tegas jika ada oknum karyawan BRI yang terlibat dalam kasus pembobolan ini. “Yang jelas ya kalau orang dalam yang melakuan, kami (BRI, red) yang bertanggung jawab. Tapi kalau pihak luar atau kelalaian yang bersangkutan (Muh. Ilyas, red), itu bukan tanggung jawab kami,” pangkasnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!