Empat Oknum Polisi Narkoba Dititip di Lapas – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Empat Oknum Polisi Narkoba Dititip di Lapas

ilustrasi (int)

* Utamakan Proses Pidana

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Empat oknum anggota Polres Bulukumba, dititipkan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Taccorong, Kecamatan Gantarang. Mereka ditahan untuk kepentingan proses hukum atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin menjelaskan, penitipan keempat oknum polisi tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah yang terus dilakukan penyidik untuk menguatkan keterlibatan oknum dalam penyalahgunaan narkoba. Apalagi, keempat oknum tersebut untuk sementara ini kuat dugaan merupakan pemakai dan diantaranya juga sebagai pengedar.
“Kalau khusus untuk empat oknum ini kita sudah titip penahanannya di Lapas. Tidak ada ampun buat mereka. Salah satu bentuk upaya Polri untuk membersihkan internal terhadap penyimpanan yang dilakukan oknum, Pak Kapolres dan seluruh jajaran komitmen soal itu,” ujarnya, Rabu, 9 November.
Dia mengatakan, untuk sementara keempat oknum tersebut akan terlebih dahulu dilakukan proses pidana. Terkait sanksi disiplin apakah dilakukan pemecatan, penurunan pangkat ataukah penundaan kenaikan pangkat akan dilihat setelah proses persidangan disiplin digelar.
“Kita belum proses disiplinya, ini pidananya dulu. Yah kalau hasil pengadilan nanti menghukum berat dan ada diputusan itu juga jadi acuan dalam persidangan disiplin,” katanya.
Seperti diketahui, sejak Januari hingga November 2016, pihaknya telah mengamankan empat oknum polisi yang diduga terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Masing-masing, Brigpol Andi Ahmad Reski, Bripka Nurtanio Nur (NN), Brigpol Andri Gunawan (AG) Dan Briptu Taufik Abidin (Ta)
Sementara, dua oknum polisi lainnya masing-masing Bripka JN dan MF, yang merupakan dua oknum polisi yang sebelumnya bertugas di satuan Narkoba Polres Bulukumba, kasusnya juga sedang bergulir, bahkan dalam waktu dekat ini rencananya keduanya akan menghadapi proses persidangan.
“Kalau yang dua ini kan sudah dimutasi. Tapi kan masih lanjut kasusnya, ini sidangnya mau kita siapkan. Keduanya ini diduga terlibat dalam dugaan 86 kasus narkoba bersama eks mantan Kasat Narkoba. Intinya percayakan ke kami, biar anggota kami kalau bersalah tetap diproses, dimata hukum semuanya sama. Bahkan karena anggota kita akan beri contoh ke yang lain, intitusi polisi harus bersih dari ulah-ulah oknum,” pungkasnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!