Nasib Pejabat di Bulukumba Ditangan Tim Penguji – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Nasib Pejabat di Bulukumba Ditangan Tim Penguji

ilustrasi (int)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Perubahan jabatan kepala dinas (Kadis) bagi pejabat Pemkab Bulukumba, akan ditentukan oleh tim penguji kompotensi. Saat ini, tim berasal dari beberapa Perguruan Tinggi (PT) Makassar sedang mengkaji hasil tes kompotensi pejabat sebelumnya.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bulukumba, Andi Ade Ariyadi mengungkapkan, menyerahkan sepenuhnya kepada tim penguji hasil kompotensi pejabat eselon II. Penyelenggara tidak mencampuri jauh soal hasil pemeriksaannya, sebab dikhawatirkan akan menimbulkan kecurigaan bagi mereka jika ikut terlibat, sehingga jauh sebelum diwaspadai. “Tim langsung menyerahkan ke bupati hasilnya. Tidak melalui kami, biar semua jelas,” ujar dia.
Menurutnya, penilaian uji kompotensi mulai hasil ujian tes tertulis, wawancara, selanjutnnya disandingkan dengan hasil psikotes. Hanya saja, saat ini pemeriksaan masih berlangsung, belum bisa diumumkan secara terbuka. Pengumumkan baru akan dilakukan sekaligus setelah semua sudah rampung, namun semua mengacu pada hasil kompotensi, tidak ada permainan didalam penempatannya. “Baru minggu kemarin ujian. Belum bisa diumumkan hasilnya, nanti baru disampaikan,” katanya.
Kemungkinan ada pergeseran jabatan kepala dinas, lanjutnya, tergantung hasil uji kompotensi, apakah tetap dipertahankan berdasarkan kemampuan yang mereka miliki atau dipindahkan keinstansi lain, karena yang menjadi acuan adalah kompotensinya, biar sejalan dengan visi misi pemerintahan sekarang.
“Ini OPD (organisasi perangkat daerah) baru. Jadi, seperti itu. Intinya, kami dicampuri kesana. Semua kewenangan tim,” kata mantan camat Gantarang Bulukumba ini.
Anggota DPRD Bulukumba, H Amiruddin menjelaskan, dalam pengisian jabatan harus mengacu pada kompotensi para pejabat, bukan berdasarkan factor kedekatan dan kekeluargaan. Sebab, jika bukan melihat kemampuan maka sama halnya menghancurkan daerah. Sifat acu akan muncul karena kemampuan yang dangkal, dan berefek domino kepada kesejahteraan masyarakat. “Kalau bukan pejabat berkompotensi, maka hanya bapak untuk bapak senang, bukan kepada rakyat,” ujar dia. (**)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!