Terkendala Juklak Musda, Hamzah Pangki Tetap Pede’ Maju Bertarung – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Terkendala Juklak Musda, Hamzah Pangki Tetap Pede’ Maju Bertarung

H Andi Hamzah Pangki

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Ambisi Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, untuk menjadi orang nomor satu di DPD II Golkar Bulukumba, akan mendapat kendala besar. Pasalnya, dalam petunjuk pelaksanaan (Juklak) Musda Golkar, adanya pensyaratan yang tidak memperbolehkan calon kandidat maju jika memiliki keluarga atau saudara yang memimpin partai lain dalam wilayah yang sama.

Seperti diketahui, saat ini nama Hamzah Pangki, mencuat sebagai salah satu kandidat yang cukup kuat di Golkar, hanya saja belum lama ini juga, ketua DPD PAN Bulukumba, terpilih ketua baru, Andi Zulkarnain Pangki, yang merupakan kakak dari Hamzah Pangki.

Pengurus DPP Golkar yang dikonfirmasi terkait Juklak Musda Golkar, Risman Pasigai, membenarkan adanya poin juklak yang baru. Pertama, keluarga ketua DPD Golkar dilarang menjadi kader partai politik (parpol) lain di wilayah yang sama.

“Termasuk tidak diperkenankan calon ketua punya garis saudara dalam satu wilayah kerja. Masudnya calon Ketua tidak boleh maju kalau ada saudara atau keluarga dekat yang menjadi pimpinan partai lain, itu yang baru,”Jelas Risman Pasigai.

Dijelaskan, aturan baru ini demi kaderisasi dan pendisiplinan partai, demi fokusnya menjalankan roda organisasi Partai Golkar.
Kedua, ketua DPD partai boleh mencalonkan diri untuk periode selanjutnya. Dengan catatan, calon tersebut memiliki prestasi.

“Prestasinya terukur dalam juklak itu. Misalnya meningkatkan perolehan kursi DPR, perolehan kursi suara, Pilkada, ada ukuran-ukurannya. Intinya kalau ada calon ketua yang mau maju di musda lantas memiliki saudara yang memimpin partai lain dalam wilayah yab sama, yah itu harus persetujuan DPP dulu, apakah diperbolehkan, yang pasti di Juklak seperti itu pensyaratannya,”pungkasnya. Yang dikonfirmasi melalui sambungan telpon gengam.

Terpisah, Ketua DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki yang dikonfirmasi mengaku, tidak mempermasalahkan Juklak tersebut dikarenakan semua masih tergantung DPP, yang pasti untuk merebut 01 Golkar di Bulukumba dia mengaku siap secara matang , dan telah dapatkan dukungan suara dari beberapa kader yang memiliki suara sah.

” Semua juklah harus mendapatkan persetujuan DPP, dan insya allah saya masuk dalam kategori calon,” ujarnya.

Yang pasti, lanjut Hamzah, di mengaku memiliki visi misi untuk membesarkan partai. Dan bagaimana partai Golkar jadi partai pemenang di pemilu 2017, 2018 dan 2019.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!