Syamsari Akan Bawakan Khutbah Jumat, Lurah Pattalasang Buat Surat Edaran Pelarangan Ceramah di Masjid – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

Syamsari Akan Bawakan Khutbah Jumat, Lurah Pattalasang Buat Surat Edaran Pelarangan Ceramah di Masjid

Surat edaran lurah pattalasang, soal larangan Calon Bupati dan Wakil Bupati ceramah di Masjid, selama Pilkada Takalar

TAKALAR,  RADAR SELATAN.CO.ID — Rencana Calon Bupati Takalar, Syamsari Kitta, yang akan menjadi khatib dalam khutbah Jumat 18 November besok, di Kelurahan Pattalasang, Kecamatan Pattalasang, Takalar. Nampaknya akan batal.

Betapa tidak, sehari sebelumnya, Lurah Pattalasang, Muh Arfah, membuat surat edaran kepada kepala Lingkungan dan pengurus masjid, tertanggal 17 November, soal pelarangan Kandidat Bupati dan wakil Bupati membawakan ceramah di Masjid.

Kondisi tersebut sontak mengundang komentar dan tanda tanya besar dari Tim Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar, Syamsari Kitta-Haji De’de (SK-HD).

Melalui Tim Media SK-HD, Arum Spink, mengaku pihaknya sangat menyesalkan dengan adanya surat edaran Lurah Pattalasang, apalagi surat edaran dibuat sehari sebelum adanya agenda Calon Bupati Takalar, Syamsari Kitta, yang akan membawakan khutbah Jumat di Kelurahan Pattalasang.

”  Ini sekularisasi politik.  Ini membahayakan. Pertanyaan yang muncul adalah atas dasar apa surat edaran ini muncul ?,”tanya Arum Spink

Yang membuat hal ini semakin tak beradab, lanjut Arum Spink, karena Calon Bupati, Syamsari Kitta, usungan Nasdem-PKS ini, akan menyampaikan khutbah di Kelurahan Pattalassang Jumat 18 November besok. “Apakah ini adalah upaya sistematis mejegal calon kami?  Tolong Pak Lurah menjawabnya,”ujarnya.

Selain itu,  pelarangan pasangan calon untuk menyampaikan khutbah adalah bentuk penjauhan agama dan politik. Alasanya, Bagaimana mungkin masyarakat akan tercerahkan jika agama sudah dijauhkan dari politik.
“Apakah kita menghendaki pemimpin-pemimpin kita semakin jauh dari agama?  Bukankah sejumlah masalah di negeri ini muncul karena etika dan moral yang sudah hilang. surat edaran ini sangat menggelikan mengingat syiar-syiar agama terhenti cuma karena pilkada,”tambahnya.

Lebih jauh, Pipink, menjelaskan soal adanya kekhawatiran khutbah dijadikan alat kampanye, bukanlah dasar untuk membuat surat edaran. Apalagi soal ada atau tidaknya pelanggaran telah menjadi tugas dan tupoksi lembaga pengawasan. “Apakah ada fakta yang mendukung kekhawatiran ?,”ujarnya.

Olehnya pihaknya meminta Lurah Pattalassang segera mencabut surat edaran yang tak memiliki dasar.  Selain itu, pihaknya juga mendesak PLT Bupati Takalr, untuk mengambil langkah-langkah aktif terhadap aparatnya. 

“Kami tak ingin hal-hal demikian membuat kami berprasangka bahwa netralitas ASN dipertanyakan pada Pilkada Takalar, ” Pungkas, Arum Spink, Tim Media, Calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar,  Samsari Kitta-H Dede.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!