Dewan Kritik Anggaran Setkab Rp 22 Miliar – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Dewan Kritik Anggaran Setkab Rp 22 Miliar

BAMUS. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Tim Perencana Anggaran Daerah (TPAD) bersama Badan Musyawarah (Bamus) DPRD membahas KUPPAS, Rabu 30 Nevember, kemarin.
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID– DPRD Kabupaten Bulukumba, mengkritik pagu anggaran Rp 22 miliar untuk Sekretariat Kabupaten (Setkab), tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran, Proritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).
Ketua Komisi D DPRD Bulukumba, Muh Bakti dalam rapat Bamus pembahasaan KUA PPAS, berlangsung di ruang Paripurna, Rabu 30 November mengungkapkan, Pemkab seharusnya memperjelas apa yang akan dibelanjakan, seperti di Setkab, yang didalam pagu Rp 22 miliar namun tidak jelas akan membelanjakan apa.
Padahal, seharusnya dalam KUAPPAS, belanja dan anggaran harus jelas sehingga DPRD tahu apa target yang akan dicapai daerah dalam setahun kedepan.
Bakti mencontohkan, kegiatan daerah kerap menjemur anggota DPRD jika ada kegiatan, tidak menyiapkan kursi dan makanan seperti kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dibagaikan raja.
“Kami 40 orang, namun hanya 20 kursi yang disiapkan, jadi kita hanya berdiri dan liat SKPD makan. Betul-betul jadi penonton, padahal ada anggarannya,” sesal Bakti.
“Seperti jika kegiatan, Pemkab tidak pernah serius menjamu kita, bayangkan di DPRD 40 orang, biasa 20 kursiji yang ada, kami dijemur, dan bahkan cuma jadi penonton PNS makan dan berleha-leha,” sesalnya lagi.
Sementara itu, anggota Bamus lainya, A. Arman mengaku, Pagu anggaran memang harus dikaji ulang, tanpa ada alasan yang jelas. Pasalnya, masih banyak pembiayaan yang membutuhkan anggaran lebih seperti jalan di pedesaan. “Harus ada penjelasan, apa yang dibelanjakan, jangan sampai buang anggaran saja,” ujar Ketua Komisi A DPRD itu.
Sementar itu, Kepala Badan Perencanaa Daerah (Bappeda) Bulukumba, A Syafrul Patunru mengaku, pagu tersebut memang belum diisi rinciannya karena masih tahap pembahasan, namun yang pasti akan diisi. “Baru rencana, jadi belum disi, tapi pasti diisi,” singkatnya.

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!