Catat!! UMP Sulsel 2017, Resmi Rp2,5 Juta – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Catat!! UMP Sulsel 2017, Resmi Rp2,5 Juta

ilustrasi (int)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2017 sebesar Rp2,5 juta. Penetapan tersebut berlaku bagi seluruh kabupaten di Sulsel.

“Sudah ditandatangani suratnya oleh Gubernur Sulsel sisa kami ambil suratnya di provinsi,” kata Kepala Bidang Pembinaan Pengawasan dan Hubungan Industrial, Tasman, Minggu, 4 Desember 2016.

Dia mengaku, surat penetapan UMP tersebut telah disalurkan ke masing-masing perusahaan yang memenuhi standar untuk dijadikan pedoman dalam memberikan upah kepada pekerja atau buruh 2017 mendatang.

“Setelah suratnya telah kami kantongi, maka langkah selanjutnya melakukan sosialisasi ke masing-masing perusahaan,” kata dia.

Sebelumnya, penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Sulsel Nomor 2233/XI/TAHUN 2016 tentang penetapan UMP Provinsi Sulsel tahun 2017.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel (Disnakertrans), Agustinus Appang mengatakan, kenaikan UMP 10 persen ini bagian pembulatan oleh Gubernur Sulsel. Karena jika menggunakan formula PP nomor 78 tahun 2015, dengan kenaikan 8,25 persen maka UMP 2017 Sulsel hanya sebesar Rp2.438.000.

“UMP ini terdiri dari upah pokok dan tunjangan. Jadi keputusan ini juga bagian dari proses rapat dengan dewan pengupahan. Kalau 8,25 persen angka yang dihasilkan terpecah. Maka dibulatkan menjadi Rp2,5 juta,” jelas Agustinus saat melakukan konferensi pers di Kantor Gubernur Sulsel baru-baru ini.

UMP ini akan berlaku per 1 Januari 2017. Menurut Agustinus, perbandingan kenaikan UMP Sulsel belum bisa dilihat perbandingannya dengan provinsi lain. Sebab, masih tahap penetapan, sehingga banyak yang belum terlapor ke pusat.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengupahan Disnaker Sulsel, Ruslan K menjelaskan, ketentuan UMP ini tidak berlaku bagi pengusaha kecil dan mikro yang memiliki nilai aset di bawah Rp250 juta.

“Supaya tetap ada perlindungan pada pengusaha kecil dan mikro. Jangan sampai usaha mikro mati karena penetapan UMP ini. Sepanjang asetnya tidak lebih dari Rp250 juta,” tutupnya. (*

To Top