Tega, Paman Cabuli Bocah Ingusan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Tega, Paman Cabuli Bocah Ingusan

DIPERIKSA. Terduga kasus pencabulan, Sarang saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Bulukumba, kemarin.
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Entah setan apa merasuki pikiran Sarang bin Ruto (40), warga Desa Karassing, Kecamatan Herlang, sehingga tega mencabuli bocah masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), yang tak lain adalah ponakannya sendiri.
Atas dugaan kasus itu, Sarang ditangkap jajaran penyidik Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Bulukumba, Minggu, 4 Desember lalu, di rumahnya, Kecamatan Herlang.
Kepada Radar Selatan, korban didampingi orangtuanya mengaku, dirinya sudah enam kali digauli layaknya suami istri oleh pelaku di rumahnya. Kejadian itu terjadi saat malam hari setelah orang tuanya tidur, saat itulah pelaku melakukan aksinya. “Pertama dia lakukan di kamar saya pak, saat itu saya tidur tiba-tiba dia masuk kamar lewat jendela dan masuk ke kamar saya memaksa saya,” ujarnya.
Korban tidak langsung menyampaikan kepada keluarganya terhadap apa yang dialami, karena mendapatkan ancaman dari pelaku. “Saya takut, karena saya diancam pak,” katanya, Senin, 5 Desember, saat ditemui di Mapolres Bulukumba.
Sementara itu, pelaku Sarang mengakui perbuatan bejatnya dihadapan para penyidik PPA Polres Bulukumba. Ia mengaku, awal kejadian bermula di rumah korban yang tidak lain adalah ponakanya sendiri. Saat itu, pukul 23:00 malam dirinya melihat kondisi rumah korban gelap akhirnya dirinya masuk lewat jendela kamar korban dan lansung memeluk korban.
“Saya tidak pernah paksa korban pak, karena saat pertama kalinya saya melakukan hubungan intim dia tidak melawan maupun teriak, dan saat itu saya kasih uang Rp 20 ribu agar korban mau mengikuti apa yang saya suruhkan,” ujarnya.
Bahkan Sarang mengaku, kejadian pertama berawal sejak empat bulan lalu, selama empat bulan itu sudah enam kali dirinya melakukan hal tersebut, dan sama sekali tidak ada faktor pemaksaan dan terahir dilakukan satu minggu lalu di rumah korban.
“Saya tidak tahu kenapa saya lakukan itu, padahal dia adalah ponakan saya, ibunya masih sepupuh satu kali dengan saya, saya tidak tahu setan mana yang merasuki saya pak,” kata Sarang.
Sarang mengatakan, dirinya memiliki istri dengan dua orang anak satu laki-laki dan satu perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), namun dirinya siap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, karena memang melakukan hal itu terhadap korban.
“Istri saya sudah tahu apa yang saya lakukan terhadap ponakan saya, dan sampai saat ini belum ada satupun keluarga saya yang datang besuk saya pak,” kata Sarang.
Kanit PPA Polres Bulukumba, Bripka Asrianti mengatakan, saat ini pelaku telah ditahan di Sel Tahanan Polres Bulukumba, sementara korban telah divisum di RSUD Andi Sultan Daeng Raja, namun sampai saat ini belum ada hasil visum yang dikeluarkan.
“Kita sudah periksa korban dan mengaku kalau korban sudah enam kali berhubungan badan dengan pelaku yang tidak lain adalah pamanya sendiri,” ujar Asrianti. (**)
To Top