Catat!!!,  Bongkar Muat Sembarangan, Kendaraan Akan Ditertibkan – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Catat!!!,  Bongkar Muat Sembarangan, Kendaraan Akan Ditertibkan

ilustrasi (int)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Untuk mengurai kemacetan dan menertibkan arus lalu lintas di berbagai jalan-jalan protokol Kabupaten Bulukumba, tim gabungan bakal melakukan penertiban di sejumlah titik jalan dalam kawasan kota Bulukumba, kerjasama antara aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan akan melakukan penjagaan pada jam-jam rawan kemacetan mulai pukul 07.00  hingga 17.00 guna mengurangi kemacetan dalam kota khusunya di sepanjang jalan Sam ratulangi.

 
Hal tersebut diungkapkan sejumlah satuan kerja perangkat daerah bersama forum koordinasi pimpinan daerah Bulukumba, seperti Dinas Perhubungan, DPRD, dan Kepolisian, dalam rapat bersama wakil Bupati Bulukumba, Selasa 14 Februari.

 
Polres yang diwakili Wakapolres, Kompol Agus Khaerul mengatakan, untuk mengurangi kemacetan pembongkaran barang mauatan dagangan tidak diperbolehkan dijam sibuk. “Untuk angkutan, semua kendaraan dari luar daerah yang mengangkut penumpang diharuskan masuk terminal,” ujar Kompol Agus.

 
Kasatlantas Polres Bulukumba, AKP Harinah mengaku, untuk mengurangi kemacetan baiknya dilanjutkan dengan pemasangan rambu-rambu larangan melintas untuk kendaraan 6 ton keatas. “Pengaturan lalin pagi juga melibatkan Dishub sekaligus sosialisasi dan tambahan rambu larangan berhenti khususnya di sepanjang jalan sam ratulangi,” kata Akp Harinah.

 
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria yulianto, menegaskan bongkar muat barang yang ditenggarai jadi biang yang kerap membuat macet, agar dapat dilakukan dalam terminal.

 
“Untuk Parkir Truk di taman Kota dan jalan lainnya yang dapat sorotan warga bukan peruntukannya. Hal ini perlu disikapi dengan melarang secara tegas,” ujar Tomy dalam rapat.

 
Lebih lanjut kata dia, apabila hal tersebut telah disosialisasikan namun tak diindahkan pemilik maka akan disanksi tegas. “Larangan lewat (bongkar muat) truk 6 ton (6 roda) keatas di jam 07.00-17.00 wita, itupun harus dilakukan dalam terminal. Ini harus diawasi bersama,” kata Tomy. (awa/ris/B)

To Top