DPRD  Minta Musrenbang Bukan Hanya Tradisi Seremonial – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

DPRD  Minta Musrenbang Bukan Hanya Tradisi Seremonial

BULUKUMBA,RADAR SELATAN. CO.ID – – Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah Pangki mengharapkan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tidak hanya menjadi tradisi seremonial tahunan belaka. Ia meminta usulan dari Musrenbang dapat menjadi acuan program setiap SKPD.

“Musrenbang yang menguras waktu, tenaga dan fikiran kita ini jangan hanya menjadi acara tradisi atau seremonial tanpa realisasi,” kata Andi Hamzah Pangki. 22 Januari 2017.

Selama ini, menurut Hamzah Pangki , Musrenbang tidak lebih dari acara kumpul-kumpul dan pidato-pidato saja, dan setelah keluar tidak difikirkan lagi tindaklanjut usulan programnya.

“Realisasi yang ada hanya dari ego sektoral masing-masing SKPD. Bapak-bapak Kades sudah lembur menyusun usulan pembangunan ini, mestinya apa yang dibicarakan di musrenbang ini yang nantinya akan dibangun sesuai kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas,” ucapnya.



Disisi lain ia juga mengingatkan, agar usulan program yang disampaikan Kepala Desa betul-betul berasal dari aspirasi kebutuhan masyarakatnya, sehingga setiap usulan yang masuk dalam penganggaran APBD tidak bertujuan hanya untuk kepentingan proyek belaka.



“Prioritas itu apa yang memang diinginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat, bukan apa maunya aparatur desa saja. Jangan diusulkan hanya untuk kepentingan proyek, seperti supaya tanah disekitar proyek menjadi mahal untuk dijual,” ungkapnya.

 



Politisi Partai Golkar ini  mengharapkan, ada kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif dalam memprioritaskan usulan program pembangunan dari Musrenbang, sehingga nantinya tidak ada penumpang gelap dalam APBD, yakni program yang tidak pernah dibicarakan tiba-tiba muncul.



“Masalah di Bulukumba  ini mulai terurai tapi belum tertuntaskan. Kita ingin ada harga yang kita dapat di musrenbang ini. sehingga pembangunan bisa tepat sasaran, jangan sampai uang habis tapi masyarakat tidak tersentuh,” pungkasnya.

 


Andi Hamzah juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bulukumba dibentuk dari hasil sebuah perjuangan. Untuk itu ia meminta agar ruh dari perjuangan pemekaran daerah ini dapat tergambarkan dalam setiap kegiatan Musrenbang.

To Top