Meski Hujan, HMI Tetap Berdemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi AKPER dan TIK – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

Meski Hujan, HMI Tetap Berdemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi AKPER dan TIK

BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO. ID — Meski hujan menguyur kota Bulukumba, puluhan pengurus dan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba, tetap menggelar aksi demostrasi, menuntut Polisi dan Kejaksaan segera menuntaskan kasus korupsi. Kamis 9 Maret 2017.

Dari pantauan Radar Selatan, puluhan aktivis HMI, menggelar aksi di perempatan teko, dan sempat menyedera mobil tangki pertamina saat melintas dilokasi aksi.

Korlap Aksi, Adi Tompel, dalam orasinya mengatakan, polisi dan kejaksaan harus serius menangani kasus korupsi ditubuh Kampus Akademi Keperawatan (Akper). Khususnyaa menangkap pelaku yang telah ditetapkan tersangka. Begitu juga dengan kasus TIK, yang melibatkan beberapa orang tersangka, yang seakan kasusnya jalan ditempat.

” Termasuk kami meminta tim Saber pungli agar lebih reaktif menjalankan tugasnya, karena kami meyakini banyak praktek-praktek nakal yang dilakukan oknum disejumlah instansi,”ujarnya.

Tak hanya persoalan kasus korupsi, pihaknya juga meminta kepolisan agar menindak dan menutup tempat hiburan karaoke yang disinyalir tak mengantongi izin dan tidak memberikan kontribusi buat daerah. “Yang pasti kita akan tetap mengawal kasus ini, dan akan kembali aksi lagi kalau tuntutan kami belum dipenuhi,”pungkasnya.

Ketua Umum HMI Cabang Bulukumba, Rakhmat Fajar, menjelaskan kalau aksi pihaknya merupakan bentuk kontrol HMI terhadap persoalan sosial dan tata laksana tugas yang dilakukan instansi pemerintahan, hukum dan lainnya. Menurutnya, selain meminta pihak kepolisan dan kejaksaan segera menuntaskan dan mengusut kasus korupsi, baik kasus Akper dan TIK. Pihaknya, juga meminta Badang Penanaman Modal dan Perizinan, agar tarasparan dalam mengelolah informasi, sesuai yang diatur dalam UU 14 tahun 2008.

” Perizinan lucu, kita minta datanya tidak dikasi, padahal kita sudah bersurat dan mengikuti prosedur. Wajar kalau kita curigai, ada oknum perizinan yang main. Pak Bupati harus memerintahkan inpektorat untuk melakukan audit,”katanya.

Dia juga menegaskan, kalau aksi yang dilakukan pihaknya agar tidak dimanfaatkan oknum tertentu. ” Kalau ada yang coba main-main atau ada oknum yang mau manfaatkan aksi teman-teman yang berjuang, tolong diinformasikan kesaya kerena yang begini akan jadi benalu,”katanya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!