Bayi Lahir Dengan Isi Perut Keluar – Radar Selatan

Radar Selatan

Jentago

Bayi Lahir Dengan Isi Perut Keluar

#Anggota Grup Samboritta Langsung Galang Dana

JENEPONTO, RADAR SELATAN.CO.ID –  Seorang Bayi perempuan di Jeneponto lahir dengan isi perut diduga usus keluar melalui pusar Bayi. selain isi perut keluar, jari jari bayi tersebut berjumlah 12 jari dan jari kakinya berjumlah 11 jari. Bayi tersebut  merupakan anak ke-7 dari pasangan suami istri Rabasia (45) dan Saharuddin (50) warga Kampung Tanggakan, Desa Tarowang, Kecamatan Tarowang

Bayi perempuan yang baru berumur satu minggu itu kini mendapat perawatan intensi di rumah sakit lanto Dg Pasewang Jeneponto. Hanya saja, Rabasia yang merupakan ibu rumah tangga dan mempunyai suami hanya sebagai  tukang becak dan tukang batu di Palopo, mengaku terkendala dana untuk biaya untuk anakanya itu, lantaran dirinya tidak mempunyai kartu indonesia sehat (KIS).

“Tidak ada kartu KIS ku pak, saat anak saya lahir ada dipusarnya  keluar seperti usus berwarna hitam, jari jarinya tanganya dua belaski semua, dan jari kakinya berjumlah 11, suamiku masih ada di Paolopo, dia bekerja jadi tukang becak dan tukang batu, nanti ada uangnya bede baru pulang,”kata Rabasia saat ditemui dirumah sakit lanto dg Pasewang.

Dari pantauan awak Media, termasuk RADAR SELATAN dirumah sakit Lanto Dg Pasewang Sabtu Malam, Bayi tersebut dipisahkan oleh ibunya, Bayi tersebut disimpan diruang khsusus menggunakan incabator (ruangan oksigen) lontara satu, sedangkan ibunya dirawat dilontara II.

Awak media mencoba mencari bayi tersebut untuk dipotret namun salah satu  pegawai yang bertugas diruangan tersebut enggan mengizinkan awak media, bahkan pihaknya menolak memberikan keterangan terkait kabar ada bayi yang usus perutnya keluar melalui pusar,”Kalau soal itu saya tidak bisa komentar pak, nanti hari senin datangki baru tanya langsung dokternya,”Katanya.

Bayi lahir dengan dugaan usus keluar melalui pusar heboh setelah pemilik akun whatsap bernama Abdul Rasak memposting foto bayi tersebut ke group Samborita Sabtu malam. Group yang beranggota lebih seratusan orang tersebut berasal dari kalangan eksekutif, legislatif, ormas, Jurnalis, LSM, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.

Hingga akhirnya para anggota Group Samborita langsung menggalang dana, anggota group diantaranya kepala Dinas Kesehatan kabupaten Jeneponto dr Syafruddin Nurdin langsung mengeluarkan uang donasi Rp1.000.000 dan dikuti oleh anggota group lainya dengan donasi yang berbeda beda mulai Rp100 ribu hingga 500 ribu. Recana dana terkumpul akan diserahkan lagsung kepada ibu Bayi tersebut.

    

  

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!