Aneka Martabak Hadir di Bulukumba – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Aneka Martabak Hadir di Bulukumba

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO ID — Satu lagi tempat nongkrong baru di Kabupaten Bulukumba, yakni kontainer cantik yang opening Jumat, 7 April. Cafe terbuka yang beralamat di Jl Matahari ini menawarkan berbagai jenis martabak dengan brand Martabak Chantik.

Owner Martabak Chantik, Hj. Nirfawana mengatakan, pada opening nanti, pihaknya akan menyiapkan seluruh yang ada dalam menunya seperti menu utama martabak dan gratis. Ada original, blackforest, greentea, coklat, pandan, red valvet, aneka rasa, dan martabak telur ayam.
Sedangkan minumnya ada vanilla, cappucio, green tea latte, durian, vanilla oreo, choco avokafo, choco banana, choho taro, red valvet, strawberry, dan thai tea latte.

“Jadi sudah pilih jenisnya pilih lagi topingnya, ada kacang, meises, strawberry, keju, tiramissu, greentea, coklat tulip, choco chip, nutella, dan choco maltine.
Kalau martabak telur ayamnya itu ada sosis, jamur, kornet, tuna, sapi, dan bisa memilih dua rasa. Harganya juga terjangkau mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu.,” ungkapnya.

Melirik bisnis kuliner ini, kata Nirfawana mengikuti trend, tinggal melihat saja peluang seperti apa yang ada. Saat berlibur ke Jakarta belum lama ini, ia pun melihat konsep sederhana, cafe terbuka dengan tempat jualan kontainer bekas yang didesain sedemikian rupa agar menarik.

“Saya lihat di Bulukumba belum ada makanya saya buat. Untuk martabaknya saya kursus khusus sebulan, baru saya ajarkan lagi kepada karyawan,” ujarnya pemilik UD Sipakatau.

Kendala membuat cafe ini, menurutnya mulai dari pencarian kontainer yang butuh waktu dua minggu, kemudian mencari mengangkut dari Makassar ke Bulukumba yang harus mencari alat berat untuk disewa. Tukang las yang didatangkan khusus dari Makassar.

“Dua bulan baru bisa terealisasi. Dari perkiraan anggaran Rp 70 jutaan, ternyata ini belum cukup, jadi modal semua ini sudah Rp 100 an juta, termasuk sewa tanah, timbunan, dan keseluruhannya lah,” katanya.

Pemberian brand, kata Nirfa, dirinya anyak menerima masukan, hanya saja dirinya merasa tidak cocok. Sehingga dirinya memberi brend sederhana dan mudah melekat diingatan masyarakat. Penamaan Chantik memiliki harapan tersendiri baginya, yaitu cantik berarti menarik, sehingga ke depan akan menarik minat pelanggan. “Chantik itu kontainernya cantik, menunya cantik, dan pemiliknya juga cantik,” katanya sambil bercanda.(jar)

To Top