Duh, Perpanjang SIM Bayar Rp 200 Ribu – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Duh, Perpanjang SIM Bayar Rp 200 Ribu

REPORTER: IRWANSYAH
EDITOR: HASWANDI ASHARI

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Praktik pungutan liar (pungli) sepertinya tidak akan pernah hilang meski pemerintah sudah membentuk Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Di Kantor Satlantas Polres Bulukumba misalnya.

Para pemohon SIM masih mengeluhkan adanya oknum petugas yang memungut biaya perpanjangan SIM sebesar Rp 200 ribu. Padahal Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010, biaya penerbitan SIM hanya Rp 100 ribu dan perpanjangan Rp 75 ribu.

“Berarti punglinya Rp125 ribu, lebih besar dari biaya pokok perpanjangan SIM,” keluh Ruslan, warga yang mengaku korban pungli kepada RADAR SELATAN, Selasa, 11 April 2017.

Bukan hanya Ruslan, beberapa sopir truk juga mengaku sering menjadi korban pungli oknum di Satlantas. Tidak tanggung-tanggung, para sopir dimintai Rp 500 ribu biaya mengurus SIM B II. Padahal, SIM BII dalam aturan hanya Rp 120 ribu untuk penerbitan (baru), sedangkan perpanjang Rp 80 ribu.

Dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Harinah Azis
berjanji akan memberikan sanksi kepada oknum petugas SIM jika terbukti melakukan pungli. “Sanksi akan kita berikan jika terbukti ada pungli,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Saber Pungli Bulukumba, Kompol Agus Khaerul mengaku tidak tebang pilih jika ada oknum petugas yang terbukti melakukan pungutan liar. “Siapapun mereka, kita tidak tebang pilih,” kata Agus Khaerul. (*)
—————————

To Top