Lima Bulan Sejak Dilaporkan, Kasus Pencabulan Siswi Tidak Jelas di Polres – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Lima Bulan Sejak Dilaporkan, Kasus Pencabulan Siswi Tidak Jelas di Polres

FITRIANI SALWAR / RADAR SELATAN MENGADU. Fitriani (jilbab tengah) saat mengadu ke Redaksi RADAR SELATAN, Senin, 17 April 2017 terkait belum adanya titik terang dalam kasus dugaan pencabulan yang menimpa anaknya.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Fitriani, orang tua korban dugaan pencabulan anak dibawah umur kecewa dengan kinerja Polres Bulukumba karena sampai saat ini terduga pelaku bernama JF belum juga ditahan.

Bahkan perkembangan kasus yang menimpa anaknya itu belum juga menemui titik terang. Padahal, kasus tersebut sudah dilaporkan lima bulan terakhir.

“Ini kasus seakan-akan didiamkan, saya hanya mau tau bagaimana kejelasan kasus ini,” katanya saat berkunjung ke Redaksi RADAR SELATAN, Senin, 17 April 2017.

Selaku orang tua korban, ia miris melihat kejadian ini karena beberapa kali ia telah mengajukan kasusnya namun ditolak dengan alasan penyidik meminta saksi.

“Saya sudah berikan saksi, saya miliki hasil visum, jadi apalagi, saya mau petugas tegas dalam kasus ini,” pintanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswi SD 189 Barugae, Kecamatan Bulukumpa berinisial AT menjadi korban pencabulan dari oknum guru di sekolahnya.

Fitriani bercerita, anaknya dicabuli selama setahun yakni sejak AT masih duduk di kelas IV hingga kelas V.

“Selama setahun ia dicabuli dalam semingu dua kali sampai empat kali, saya tahu anak saya jadi korban pencabulan saat teman mengajar pelaku memberitahu saya, anak saya tidak berani bilang karena ia diancam mau dibunuh oleh pelaku,” ungkap Fitriani.

Berdasarkan keterangannya, Fitriani menjelaskan anaknya dicabuli di beberapa lokasi yang berbeda, yakni di sekolah, kebun dan rumah pelaku.

Sementara itu, salah seorang anggota Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) sekaligus pendamping keluarga korban, Agustin meminta pihak kepolisian dan kejaksaan tegas terhadap kasus ini.

“Kepolisian maupun kejaksaan harus tegas dan mempercepat kasus ini, kami akan mencari keadilan sampai ada titik temu,” janjinya.

Dikonfirmasi, Humas Polres Bulukumba, AKP. Syarifuddin mengaku belum bisa memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

“Kasus apa, pelaku atas nama siapa, saya akan cari tahu besok, jangan sampai kasus ini sudah dilimpahkan karena sudah lama,” katanya.

To Top