Soal Tambang Ilegal, Pemuda Ujungloe Kecam Intimadasi Terhadap Warga – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Soal Tambang Ilegal, Pemuda Ujungloe Kecam Intimadasi Terhadap Warga

* Terkait Tambang Ilegal di Manjalling
BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID  — Aktivitas tambang ilegal di Desa Manjalling, Kecamatan Ujungloe, mulai memicu konflik di tengah masyarakat. Beberapa warga bahkan mengalami upaya intimidasi dari oknum yang diduga pemilik tambang ilegal di wilayah tersebut.
Ketua Forum Pemuda Peduli Ujungloe (FPPU), Suparman mengatakan, upaya intimidasi mulai gencar dilakukan oleh oknum-oknum yang diduga terganggu dengan penolakan warga terhadap tambang ilegal di Desa Manjalling. Intimidasi secara verbal (ucapan) hingga aksi yang mengarah pada teror pun mulai dirasakan masyarakat.
“Sudah ada dua orang warga menjadi korban intimidasi yang dilakukan oleh oknum yang diduga pemilik tambang. Salah satu korbannya itu Pak Husain. Beliau adalah salah satu tokoh masyarakat Desa Menjalling yang juga tidak setuju dengan adanya tambang ilegal di sana. Beliau mengaku mendapat ancaman dari salah satu oknum pemilik tambang ilegal dengan membawa sejumlah orang dan melalukan semacam itimidasi”, ungkapnya.
Husain, lanjut Suparman, kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara warga lainnya, bernama Rijal, dilaporkan ke polisi atas dugaan pengancaman terhadap oknum yang diduga terkait dengan tambang ilegal tersebut.
“Kami berharap polisi bertindak cepat dan tegas agar persoalan tersebut tidak meruncing, karena ini sudah mengarah pada teror. Saya melihat indikasi aksi ini adalah upaya untuk membungkam masyarakat yang kontra terhadap keberadaan tambang ilegal baik melalui teroro maupun kriminalisasi”, tegasnya.
Menurutnya, persoalan tambang ilegal yang hingga saat ini belum dapat terselesaikan menjadi bukti lemahnya pengawasan dan penindakan serta penegakan hukum. “Sebenarnya persoalan ini bisa diselesaikan, kembalikan kepada aturan. Tambang di sana itu jelas ilegal tapi seoah-solah dilegalkan, ini yang menjadi tanda tanya besar bagi kami”, ketusnya.
To Top