Legislator NasDem Sebut Kegagalan Adipura Bukan Masalah – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Legislator NasDem Sebut Kegagalan Adipura Bukan Masalah

H Muh Tamrin

 
BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID – – Anggota DPRD Bulukumba, dari Fraksi Nasdem, H Muh Tamrin, menilai kegagalan Bukukumba mendapatkan Adipura bukanlah masalah.

 

“Bukan masalah bagi saya. Yang terpenting adalah Bulukumba harus lebih bersih lagi. Kalau dikatakan gagal yah kita harus akui dan tugas pemerintah nantinya bisa lebih bagus dan bisa raih kembali adipura, “katanya.

H Muh Tamrin menjelaskan, yang ia maksud tidak masalah karena kegagalan pemerintah meraih adipura tidak ada hubungannya dengan tidak diterimanya insentif sebesar Rp25 miliar. Pasalnya, pada penilalaian adipura kali ini memamg penyelengara dalam hal ini kementerian lingkungan hidup tidak menyiapkan insentif kepada daerah.
“Saya jelaskan, pada 2012 itu memang ada insentif Rp100 juta dari provinsi, 2013 dapat Lingkungan hidup tiga motor sampah, 2014 dan 2015 dapat adipura tapi insentif tidak disiapkan memang, untuk 2016 memang tidak ada insentif dari kementerian baik burupa barang atau uang. Kan sebelumnya itu kalau saya tidak salah ingat kriterianya itu adipura soal IPM, penetapan APBD dan WTP. Kalau DAK saya kurang tau, ada prosedur khusus dan proposal tersendiri bukan insentif dari adipura, “jelasnya.
Dia melanjutkan kegagalan tersebut adalah kegagalan DPRD, bukan semata Pemkab. Pasalnya, dalam UU DPRD bersama bupati adalah unsur pemerintah daerah, sehingga sangat keliru kalau keberhasilan saja baru semuanya ada di dalamnya namun saat gagal menyerahkan ke pemkab sepenuhnya.
Tamrin melanjutkan Soal penhargaan adalah urusan kedua karena urusan motivasi saja. Bahkan dia menilai kebersihan dan maksimalisasi kerja baru dilakukan pada saat datang tim penilai akan tetapi saat tim penilai pulang maka sampah-sampah kembali berserakan lagi dijalan. Meski demikian, ia menilai kali ini Bulukumba jauh lebih bersih dari sebelumnya. Dia menambahkan kegagalan adipura karena gagal mengelolah sampah menjadi biogas.
“Simple ji saya jawabanku karena ada yang kalahki maka gagal. Olehnya kedepan jangan bersih karena mau dapat pujian atau penghargaan tapi jadi kebersihan itu sebagai bagian dari iman. Jangan baru melakukan karena mau dinilai atau dapat piala, “katanya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!