Tarif Listrik Sengsarakan Rakyat, Ketum Hmi Minta Permen ESDM Nomor 28 Tahun 2016 Dicabut – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Tarif Listrik Sengsarakan Rakyat, Ketum Hmi Minta Permen ESDM Nomor 28 Tahun 2016 Dicabut

Ketum Hmi Bulukumba, Rakhmat Fajar

 

BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID – – Masyarakat pelanggan listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) harus merogok kantong lebih dalam lagi. Tarif listrik golongan yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) ini naik seiring pencabutan subsidi tahap ketiga yang berlaku mulai 1 Mei 2017 Lalu.

 


Hal inilah yang mendasari, Ketua Umum Hmi Bulukumba, Rakhmat Fajar mendesak pemerintah untuk segera mencabut Peraturan Menteri Nomor 24 Tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik, yang dinilai sangat membebankan masyarakat. Selain itu, dia menilai kenaikan tarif listrik tidak tersosialisasikan kemasyarakat dengan baik.
“Kalau sebelumnya itu voucher pulsa listrik 50 ribu bisa dipakai sampai dua minggu ini bahkan tidak cukup satu minggu, padahal pemakaian listrik sama. Ini jelas kebijakan yang menyengsarakan rakyat, “katanya.

 

Fajar menilai, meski Pemerintah menyediakan dana subsidi untuk kelompok masyarakat tidak mampu, namun kebijakan tersebut masih dirasa belum tepat sasaran peruntukannya.

 

” Kita juga tidak tau dikemanakan dana subsidi itu. Kalau dibilang untuk warga miskin, warga miskin yang mana?. Masih banyak itu saudara kita yang hidup dibawah garis kemiskinan. Belum lagi pemadaman listrik, diperparah lagi dengan harga bahan pokok yang terus naik, kami harap Pemda dan DPRD segera melayangkan surat ke kementerian mendesak Permen ini dicabut, “harapnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!