Ini Makanan Khas Yang Selalu Ada di Perayaan Idul Fitri Warga  Bulukumba – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Ini Makanan Khas Yang Selalu Ada di Perayaan Idul Fitri Warga  Bulukumba

 

BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID – Menjelang perayaan idul fitri warga di Bulukumba khususnya di kampung-kampung mulai terlihat sibuk memasak makanan khas jelang hari raya yakni Buras dan Leges.

 

Hal ini dapat di lihat di salah satu desa di Gantarang tepatnya di desa Bontonyeleng  terlihat mulai malam hari sampai hari ini para warga khususnya ibu rumah tangga di sibukkan di dapur mereka untuk menbuat dan memasak makanan khas jelang lebaran yakni buras dan leges.

 

Rosmiati salah seorang ibu rumah tangga asal dusun Jokka desa Bontoyeleng menuturkan bukan hanya pada saat perayaan idul fitri makanan buras dan leges di sajikan untuk keluarga atau tamu yang datang bahkan pada malam hari menjelan perayaan idul fitri warga  menggelar syukuran keluarga dengan menyediakan makanan khas.

 

” Makanan atau kuliner khas itu, bernama Buras atau leges yang mereka (orang-orang Suku Bugis,red) sering sebut Burasa dan Legese “kata Rosmi sambil menperlihatkan makanan buras dan leges yang telah masak.

 

Menurut Rosmiati ,jika dilihat sepintas, Buras sangat mirip dengan kue basah khas Suku Jawa, Lemper. Namun, yang membedakan dua makanan itu dari bahan dasarnya.

 

Di mana, Buras terbuat dari beras, sedangkan Lemper terbuat dari beberapa bahan dasar. Mulai dari ubi, pisang, dan ketan. Hanya saja, yang memiripkan dua penganan itu karena sama-sama dibungkus oleh daun pisang sebagai kulitnya.

 

 

To Top