Pasca Lebaran Bengkel Motor Ramai Pelanggan – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Pasca Lebaran Bengkel Motor Ramai Pelanggan

Servis : pemilik salah satu bengkel motor di jalan poros Bontonyeleng -Bukit Harapan kecamatan Gantarang, Rudianto saat menperbaiki mesin motor pelangganya kemarin di bengkel miliknya. (Irwan Radar Selatan

BULUKUMBA,RADAR SELATAN. CO.ID  – Pasca libur Lebaran, permintaan layanan bengkel sepeda motor meningkat drastis. Bahkan diklaim lebih dari 20 persen dari hari biasa.

 

Rudianto  sebagai pemilik bengkel sekaligus mekanik di Jalan poros Bontonyeleng-Bukit Harapan kecamatan Gantarang harus menangani enam motor sendiri kemarin.

 

Dia sebenarnya mempekerjakan 2 orang mekanik. Namun, cukup kewalahan karena melonjaknya konsumen.

 

“Sejak buka Minggu kemarin rata-rata pelanggan yang datang hampir 20 unit motor,” bebernya.

Selain mengganti oli, paling banyak konsumen melakukan servis lain. Bahkan ada yang sampai memperbaiki kerusakan fatal.

 

“Sebagian besar pelanggan meminta kendaraannya dilakukan perawatan standar, termasuk pemeriksaan rem dan olinya. Itu setelah dipakai untuk mudik dan bepergian silaturahmi Lebaran,” ujarnya kepada RADAR SELATAN kemarin.

Dikatakannya, perawatan sepeda motor sangat penting untuk menjamin tidak terjadi masalah jika digunakan sebagai sarana transportasi ke tempat kerja atau menunjang aktivitas sehari-hari.

“Tahun ini lumayan banyak konsumen yang datang dibandingkan tahun lalu pascalibur Lebaran,” ungkapnya.

Didin warga desa Pallambarae kecamatan Gantarang kemarin  memilih bengkel motor biasa untuk servis motornya karena bengkel resmi penuh semua bahkan masih ada yang tutup karena masih cuti

“Tadi ke bengkel resmi, namun sudah penuh hingga sore hari. Terpaksa memilih bengkel biasa,” ucapnya.

Hal yang sama dituturkan Adri pemilik motor sport yang baru pulang mudik dari Kabupaten Bone . Dia lebih memilih melakukan servis di bengkel biasa karena untuk menghemat waktu.

Meskipun diakuinya spare part kadang tidak selengkap bengkel resmi.

“Yang jadi persoalan biasanya suku cadangnya tak lengkap. Terpaksa beli lagi ke dealer resmi,” kata pekerja swasta itu kemarin saat di temui dibengkel saat servis motor miliknya. (Irwan)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!