Pemilik Sawah di Desa Barombong Keluhkan Aktifitas Pertambangan – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Pemilik Sawah di Desa Barombong Keluhkan Aktifitas Pertambangan

 

BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID – – Meski selama ini telah beredar imbuan tegas dari pihak terkait. Namun aktifitas pertambangan ilegal di Bulukumba, masih saja tetap terjadi. Tidak hanya di Kecamatan Ujungloe, Warga Desa Barombong, Kecamatan Gantarang, misalnya, juga ikut merasakan imbas dari aktifitas pertambangan.

 

Salah seorang pemilik sawah, H Muhadi merasakan keresahan itu. Pasalnya, pematang sawah miliknya tersisa sekitar 30 sentimeter dari sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter. Hal ini terjadi karena penambang mengeruk batu dan pasir yang berada di bibir sungai Bialo. Dia berharap agar ada tindakan dan perhatian serius dari pemerintah. Pasalnya, jika kondisi terus tetap dibiarkan maka akan merusak lingkungan dan berdampak pada produksi sawah milik warga.

 

“Sudah beroprasi sekitar dua tahunmi, Pak. Selalu sekali ditegur. Pernah juga berhenti beberapa waktu, tetapi dilanjut lagi sekarang. Kami khawatir kalau terjadi banjir besar sawah kami terkikis karena abrasi,” jelasnya.

 

Sebelumnya, juga Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali, melalui rapat koordinasi antara OPD dan lembaga hukum, telah mewarning bagi seluruh pemilik tambang ilegal untuk segera menghentikan aktivitas pertambangan, bahkan jika kedapatan nantinya, proses hukum akan ditempuh.

 

Sekedar menginformasikan, Pertambangan liar dengan menggunakan alat berat di Bulukumba melanggar ketentuan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan dan Batubara. Apalagi izin pertambangan yang hanya menggunakan Tambang Galian C, yang tidak diperbolehkan menggunakan alat berat. Apalagi tanpa mempertimbangakan keberlangsungan dampak lingkungan.

 

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!