Dicopot Dari Jabatan Kasat Reskrim, AKP Ismail Bantah Tidak Loyal – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Dicopot Dari Jabatan Kasat Reskrim, AKP Ismail Bantah Tidak Loyal

 

JENEPONTO, RADAR SELATAN. CO.ID – Ajun Komisari Polisi (AKP) Ismail Samad membenarkan dirinya di copot dari jabatan kasat reskrim polres Jeneponto pada akhir Juni 2017 lalu, Senin (10/07/2017).

“Saya lagi makasssar ini. Iye benar (Dicopot red), doakan saya semoga saya selalu sehat,”Singkat AKP Ismail kepada radarselatan.fajar.co.id dibalik pesan Whasapp.

AKP Ismail membantah dirinya tidak loyal dengan organisasi polri, yang menjadi salah satu peyebab dirinya dicopot” Loyal gimana. Kalaul perlu nyawaku pun kukasih kalaul na minta,” katanya.

Namun terkait pelangaran lainya, AKP Ismail mengakui,” Jarang apel pagi dan satu kali tidk ikut safari ramdhan,” katanya.

“Saya selaku prajurit polri, selalu perintah pimpinan di laksankan. terkait dengan pencopotn bahwa aturan telah di langgar atu tidak sesuai mekanisme yang seyogyanya di dahului dengan proses baru pelaksanaan putusan yang harus di laksanakan,” jelas AKP Ismail dibalik pesan Whatsapp.

Diberitakan sebelumya, Pemberhentian AKP Ismail Samad sebagai Kasat reskrim Polres Jeneponto, dibenarkan oleh Kapolres Jeneponto AKPB Hery Susanto, saat di konfirmasi awak media usai upacara Hut Bayangkara Ke-71 di Mako Polres Jeneponto.

“Bukan di Copot, tapi di evaluasi istilahnya,” Ujar Hery Susanto.

Akibat terkenai sangksi, jabatan AKP Ismail di gantikan posisi sementara, Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Moh Wahyu Regama sebagai Pelaksana tugas (Plt),” Sementara kita tunjuk pejabat pelaksananya ( sebaga plt Kasat reskrim red),”Katanya.

 

Terkait kasus yang menimpah AKP Ismail, Kata Hery Akibat sangsi dispilin,” Sementara (Kasusnya red) tidak disiplin. Antara lain itu (Jaran masuk Apel red). Intinya ada beberapa perintah dinas tidak dilaksankan dan loyalitas terhadap organisasi,” ujar AKBP Hery Susanto.

 

Ditanya apakah nanti AKP Ismail kembali jabat Kasat reskrim?,  Hery menjawab, tergantung Polda Sulsel,”Sementara dalam pemeriksaan, nanti kita lihat, karena itu nanti keputusan Polda, apakah dikasih jabatan atau bagaimana.” Jelas Hery Susanto.

To Top