GAM Layangkan Surat Somasi Ke Polres Jeneponto, Soal Kasus Terminal – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

GAM Layangkan Surat Somasi Ke Polres Jeneponto, Soal Kasus Terminal

Gam

 

JENEPONTO, RADAR SELATAN. CO.ID – Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan aktivis mahasiswa, (GAM) berangkat dari kota makassar  mendatangi Mapolres Jeneponto guna memberikan surat somasi (Penekanan) terkait kasus dugaan Korupsi penimbunan terminal karisa yang bersumber dari anggaran Dana alokasi umum (DAU) T.A 2015 (Rabu, 11/7/2017)

 

“Dalam surat somasi, kami meminta polres Jeneponto untuk segera menuntaskan kasus korupsi penimbunan terminal karisa yang mana Dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Jeneponto sebagai pengguna anggaran. Hasil temuan BPKP sul-sel menemukan kerugian negara yang di taksir sekitar 300 juta lebih dari anggaran sekitar Rp 1 milyar bersumber APBD 2015,” ujar Ketua komando informasi dan komunikasi (Infokom) GAM,Muh. Nuzul Hasan

 

Nuzul juga Mengatakan, kasus penimbunan pembangunan terminal pasar Tradisioan Turatea di Jl Pahlawan, Kelurahan Empoang Kota, Kecamatan Binamu, diminta untuk segerah di umumkan nama tersankanya agar dapat menjadi efek jerah pada istansi lainnya.

 

“Ini harus tuntas apalagi pihak polres Jeneponto sudah mengantongi nama-nama tersangka. Jika bukti sudah cukup, kiranya Polres Jeneponto segera melakukan tahap satu (penyerahan berkas perkara) ke kejaksaan untuk segera di sidangkan,” ujar Nuzul Hasan.

 

Sementara Denny Goseld Abiyoga Selaku panglima Besar GAM melanjutkan bahwa kasus ini akan dikawal oleh Akivis GAM,”Kami akan kawal terus sampai tuntas sebagai sosial of control, kerna ini menyangkut kerugian keuangan negara, Kasus ini juga sudah lama mandek di Polres Jeneponto dan siapapun yang terlibat itu wajib hukumnya di seret ke pengadilan tindak pidana korupsi demi penegakan supremasi hukum,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, engatakan, kasus tersebut sudah di gelar perkara di Polda Sulsel dan akan diumumkan nama tersangkanya dalam waktu dekat ini,”Insya Allah waktu dekat ini kita umumkan nama tersangkanya. Kemungkinan tersangkanya lebih dari satu orang,” Ujar AKBP Hery Susanto.

 

Pihak yang bertanggung jawab dalam pembangunan terminal pasar Tradisonal Turatea yang ada di Jl Pahlawan, Kelurahan Empoang Kota, Kecamatan Binamu ini,  yakni dinas perhubungan Kabupaten Jeneponto dan pihak rekanan yang mengerjalan proyek.

 

“Dari hasil auditor BPK, itu kerugian negaranya kurang lebih Rp300 juta. Mengapa kasus ini lambat karena membutuhkan proses panjang, kita harus hati-hati kalau kasus korupsi karena yang dihadapi adalah pablik figur,” Jelas Mantan Kapolres Bombana Itu.(Dedi)

To Top