Ini Tanggapan Istri Kades Paitana Soal Rumah Warga Yang Dibongkar – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

Ini Tanggapan Istri Kades Paitana Soal Rumah Warga Yang Dibongkar

 

JENEPONTO, RADARSELATAN.CO.ID – Istri Kepala Desa Paitana, Darmiati akhirnya angkat bicara soal rumah Rusli Dg Ngitung di Dusun Sunggu manai satu, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, diminta dibongkar oleh suaminya, Kepala Desa Paitana, Muktar, Sabtu (15/07/2017)

“Tidak adaji haknya Pak Desa yang gusur, Saya ji bersaudara, karena itu tempat kami (Tanah diatas rumah Rusli red) , memang lahan itu milik orang tuaku yang dijadikan lahan koperasi Unit Desa ( KUD ) Daeng Ngitung yang hanya numpang membangun disitu.” tegas Darmiati.

 

Menurut Darmiati, beda pilihan boleh saja dilakukan oleh siapa saja, namun etika sopan santun tetap dijaga.” Iya, gara gara beda pilihan tapi itu Daeng Ngitung tidak menghargai, dia bikin baliho dilokasi rumahku” jelas Darmiati kepada Wartawan saat dihubungi melalui via telepone.

 

Lanjut, Darmiati mengaku, Rusli Daeng Ngitung besar dirumah keluarganya hingga dewasa dan menikah.” Nah itu Daeng Ngitung besar di rumah, dikasi kawin di rumah, kalaupun dia memilih Pak wakil, tapi hargai kami sebagai pemilik lahan, tapi dia sepertinya tidak menghargai kami sekeluarga, apalagi pak Desa. Seandainya beda pilihan tapi nahargai jaki juga, tidak apa apaji”Katanya

 

Sebelumnya, rumah Rusli Daeng Ngitung dibongkar oleh ratusan simpatisan bakal calon bupati Jeneponto Mulyadi Mustamu yang juga merupakan calon bupati andalan Rusli Daeng Ngitung.”Rumah saya diminta dibongkar Gara-Gara Pilkada ini, alasanya dia (Muktar red) mau di ikuti (Pilihanya red) baru saya tidak mau,”Katanya.

 

 

Diketahui, tanah diatas rumah Rusli adalah milik Koperasi Unit Desa (KUD) Desa Desa Paitana, “Kepala Desa yang menyuruh membongkar, karena dia lain juga na dukung, saya juga lain, makanya dia minta rumah saya dibongkar,” ujar Rusli Dg Ngitung.

 

Pantauan radarselatan.fajar.co.id Bahkan ratusan pendukung Bakal Calon Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu, ikut gotong royong membongkar baik-baik rumah Rusli, bahkan saat proses pembongkaran, terlihat hadir Mulyadi Mustamu dilokasi.

 

Dilokasi pembongkaran, baliho Bakal Cabup Jeneponto, Mulyadi Mustamu beridiri disamping rumah Rusli.

“Rencananya rumah saya akan dibangung di Lingkungan Rannaya  Kelurahan tolo Barat, Kecamatan Kelara, atas bantuan Kr Tinggi (Mulyadi),”Katanya.

 

Menurut Informasi, Mulyadi Mustamu memberikan Bantuan kepada Rusli dengan membelikan sepetak tanah seharga Rp20 Juta, bantuang Seng, Balok dan Tiang rumah, pasir dan semen kepada Rusli. Pasalnya, Rumah  Rusli sudah keropos dan tidak layak lagi pakai.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!