Belum Ada Tersangka, Kasus Terminal Jeneponto Dilimpahkan Ke Polda Sulsel – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Hot News

Belum Ada Tersangka, Kasus Terminal Jeneponto Dilimpahkan Ke Polda Sulsel

 

 

JENEPONTO, RADARSELATAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi terminal Pasar Tradisional Turatea, Jl Pahlawan, Kelurahan Empoang Kota, Kecamatan Binamu,  di Polres Jeneponto dikabarkan di ambil alih oleh Polda Sulsel.

 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kaur Reskrim  Polres Jeneponto, Ipda Nasaruddin saat dihubungi dibalik via telpone, Minggu 16/07/2017.

 

“Di limpahkan ke Polda Itu (Kasus Terminal red), ia Dilimpahkan  yang kasus terminal perhubungan,” singkat Ipda Nasaruddin.

 

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani oleh radarselatan.fajar.co.id mengatakan belum tahu kasus terimnal Jeneponto di Limpahkan Ke Polda.

 

“Saya belum tahu itu, nanti saya cek dulu yea,” Katanya.

 

Sebelumnya diberitakan pas  hari Hut Bayangkara Ke-71, Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, Senin (10/07/2017), berjanji mengusut tuntas  Kasus dugaan korupsi pembangunan terminal Pasar Tradisional Turatea.

 

Pembangunan Terminal  Pasar Tradisonal Turatea itu dibangun pada tahun 2015 yang menelang anggaran APBD Jeneponto Rp1 miliar. Senin 10 Juli.

 

“Insya Allah waktu dekat ini kita umumkan nama tersangkanya. Kemungkinan tersangkanya lebih dari satu orang,” Ujar AKBP Hery Susanto.

 

Dalam kasus tersebut, Badan Pemeriksaan keuangan (BPK) saat itu menemukan kerugian negara ratusan juta.

 

“Hasil auditor BPK, itu kerugian negaranya kurang lebih Rp300 juta. Mengapa kasus ini lambat karena membutuhkan proses panjang, kita harus hati-hati kalau kasus korupsi karena yang dihadapi adalah pablik figur,” Jelas Mantan Kapolres Bombana Itu.

To Top