Korban Puting Beliung Belum Terima Bantuan Perbaikan Rumah??  – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Korban Puting Beliung Belum Terima Bantuan Perbaikan Rumah?? 

Rumah salah satu korban Puting beliuang (Dokumentasi)
BULUKUMBA, RADAR SELATAN – –  Enam hari pasca bencana Puting Beliung yang terjadi di Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale dan Desa Benteng Palioi, Kecamatan Kindang,  kamis 13  Juli lalu.  Hingga kini bantuan perbaikan rumah dari pemerintah belum juga turun.
Kepala Desa Topanda,  Andi Jemma,  kepada Radar selatan,  mengaku saat ini sejumlah bantuan telah diterima pihaknya baik dari pemerintah maupun pribadi dan organisasi kemasyarakatan. Untuk pemerintah sendiri telah memberikan bantuan berupa sembako dan sandang,  sedang dari pihak dermawan menyerahkan bantuan dana.
” ada dermawan,  ada juga dari organisasi kemahasiswaan berupa uang,  nah ini yang kita bagi untuk diberikan ke warga untuk memperbaiki rumahnya, kerugian kita taksir sekitar Rp70 juta lebih, “katanya.
Meski demikian,  bantuan dana tersebut belum sepenuhnya mampu memperbaiki 17 rumah yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. Menurutnya,  saat ini bantuan yang paling penting adalah perbaikan rumah,  mengigat kondisi cuaca saat ini tidak menentu. “Alhamdulillah yang bantu dana itu dari pihak swasta dan pribadi. Kalau dari pemerintah belum ada,  baru berupa sandang dan pangan.  Untuk dana perbaikan rumah belum ada, kalaupu ada warga yang memperbaiki itu dana pribadi dan hasil bantuan swasta dan dermawan, “katanya.
Hal senada juga disampaikan Kades Benteng Palioi,  Mukhtar,  menurutnya bantuan berupa dana belum diberikan pemerintah daerah,  akan tetapi baru  berupa sembako. Sedang bantuan dana berasal dari sumbangan mahasiswa dan pihak swasta.  Untuk di desanya sendiri ada sekitar 37 rumah dilaporkan rusak empat diantaranya mengalami kerusakan parah.
“Saya di makassar ini belum tahu apakah sudah ada turun bantuan dana tapi kita sudah dimintai foto rumah korban. Yang jelas saat ini masih bantuan sembako dari pemerintah dan sandang. Kalau kita taksir kerugian material mencapi Rp250 juta, “katanya.
Terpisah,  Kepala Badang Penanggulangan Bencana Daerah,  Andi Akrim Amir,  mengatakan saat ini pihaknya sedang memproses bantuan anggaran untuk korban puting beliuang.
” kami sudah sampaikan proses administasinya penggunaan dana tak terduga ke BPKD untuk bantuan korban bencana angin angin puting beliung, tinggal menunggu proses selanjutnya di keuangan berdasarkan pengelolaan keuangan yang berlaku,” katanya. (faj)
To Top