Menyatu di IYL, Akademisi: RMS-Cakka Beri Pembelajaran Politik Sehat – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Politik

Menyatu di IYL, Akademisi: RMS-Cakka Beri Pembelajaran Politik Sehat

MAKASSAR, RADARSELATAN.CO.ID — Pembelajaran politik dipertontonkan dua bakal calon wakil gubernur (cawagub) pendamping Ichsan Yasin Limpo (IYL), yakni Rusdi Masse (RMS) dan Andi Mudzakkar (Cakka).

Meski keduanya menguat mendampingi IYL, namun kedewasaan berpolitik mereka layak diacungkan jempol. Tidak ada rivalitas yang ditonjolkan, atau saling menjatuhkan untuk mendapatkan tempat sebagai cawagub.

Bahkan RMS yang menjadi pengendali partai di level provinsi, dan ketokohannya nyaris sebanding dengan figur lain yang terwacanakan maju di pilgub, justru berulangkali memberi support ke IYL, termasuk mendorong Cakka.

Begitu juga di saat dorongan maju menjadi calon gubernur, RMS justru tidak terlena, melainkan memilih berada dibarisan Punggawa, atau julukan yang disematkan ke Ichsan Yasin Limpo yang dikenal sebagai pemimpin tegas dan komitmen.

Sebaliknya, Cakka yang tercatat sebagai Bupati Luwu dua periode juga bersedia tidak melanjutkan pencalonannya jika pada saatnya IYL lebih memilih RMS, khususnya jika hasil survei kuantitatif menemukan adanya irisan yang tinggi antara Cakka dan Aziz Qahhar Mudzakkar di tana Luwu.

Komitmen yang terbangun itu, mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Seperti Pengamat Politik dari UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad, dan Arief Wicaksono (Unibos 45 Makassar). Mereka menilai, keberadaan RMS dan Cakka di IYL menjadi bukti adanya politik sehat yang terbangun.

“Komitmen RMS dan Cakka untuk dampingi IYL menjadi bagian kekuatan politik punggawa menghadapi pilgub,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (20/07/17).

Apalagi dengan pengalaman sebagai bupati, keduanya punya pengaruh dan basis massa yang ril. Sehingga, apabila komitmen RMS dan Cakka untuk tetap bersama IYL tetap terjaga hal itu tentunya dapat menjadi sebuah kekhawatiran bagi bakal calon lain.

“Salah satu dari keduanya layak dampingi IYL yang diyakininya sebagai fatevoters dari basis masing-masing di ajatappareng dan luwu,” jelas Firdaus.

Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan, dengan komunikasi yang baik antara IYL, RMS dan Cakka yang ditunjukkan selama ini, maka sangat kecil kemungkinannya RMS dan Cakka akan berpaling dari mantan Bupati Gowa dua periode itu. Namun memang, kata Fidaus, untuk tetap menjaga itu perlu penguatan baik dalam komunikasi maupun komitmen.

 

Terpisah, Pakar Politik Universitas Bosowa, Arief Wicaksono menyebutkan bahwa, komitmen yang dibangun oleh IYL, RMS dan Cakka adalah sebuah pendidikan politik yang baik dalam membangun komitmen bersama. Apalagi, hal ini kurang dimiliki oleh kandidat lain yang juga mencalonkan diri untuk maju di Pilgub Sulsel.

“Itulah komitmen diantara keduanya kepada Pak IYL, dan menurutku itu bagus sebagai pembelajaran politik bagi publik tentang komitmen dan konsistensi. Meskipun dalam politik semua bisa cair dan dinamis, tapi tetap membutuhkan dua hal itu,” jelas Arief. (rls)

To Top