Empat KUA Setorkan Dana IRTM ke Baznas Bulukumba, Ada Rp70 Juta Dana Terkumpul – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Empat KUA Setorkan Dana IRTM ke Baznas Bulukumba, Ada Rp70 Juta Dana Terkumpul

 

BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID – – Dalam rangka mensukseskan kegiatan dakwah, keagamaan dan kemanusiaan. Baznas Bulukumba menerbitkan dan menyebarkan kupon Infaq Rumah Tangga Muslim atau IRTM melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan.

Alhasil saat ini telah ada empat Kepala KUA yang menyetorkan IRTM-nya, yaitu KUA Bonto Bahari, KUA Ujung Loe, KUA Ujung Bulu, dan KUA Bonto Tiro. Total dana IRTM yang terkumpul dari keempat KUA tersebut sekitar Rp 70 juta.

“IRTM dimaksudkan untuk mengajak kaum muslimin bersedekah di bulan Ramadhan sekaligus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan dan sosial yang dilakukan di Bulukumba,” ujar Kamaruddin, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Bulukumba.

Ustad Kamaruddin menambahkan, bahwa IRTM telah berjalan sejak beberapa tahun lalu, namun dikelola oleh Badan Amil Zakat Kecamatan (Bazcam) masing-masing. Namun, mulai tahun 2017 IRTM telah dikelola secara bersama-sama oleh Baznaskab dan KUA sebagai pelaksana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan.

 

Ketua Baznas Bulukumba, Muhammad Yusuf, Lc memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah, para Kepala KUA, Imam Desa (BPPN) dan seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam program tersebut. Nantinya, Dana IRTM tersebut akan diperuntukkan pada program dakwah, pendidikan dan sosial, terutama di bidang pengembangan tahfizh al-Qur’an.

“Termasuk pembinaan guru ngaji, khatib dan imam, pemakmuran masjid, pemberdayaan remaja masjid, dan bantuan pendidikan bagi kaum dhuafa, “katanya.

Dia mengungkapkan, seiring dengan terbitnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Perda No. 7 tahun 2015 tentang Pengelolaan Zakat, dan telah terbentuknya Baznas maka secara otomatis tak ada lagi Badan Amil Zakat Kecamatan (Bazcam).

“Yang ada saat ini adalah Badan Amil Zakat Nasional yang disingkat dengan Baznas atau Baznaskab untuk tingkat kabupaten. Untuk tingkat kecamatan dan desa namanya Unit Pengumpul Zakat atau UPZ,” ujarnya.

Ustad Yusuf menambahkan, selain di kecamatan dan desa, UPZ juga dapat dibentuk di masjid-masjid, lembaga pendidikan, perusahaan negara dan swasta, dan semacamnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!