Menantang??, Meski Disegel Polisi, PT Pelangkaraya Tetap Beroperasi – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Menantang??, Meski Disegel Polisi, PT Pelangkaraya Tetap Beroperasi

ilustrasi (int)

 

BULUKUMBA,RADAR RADAR. CO.ID – – Tambang galian C  milik PT Palangkaraya yang berada di Dusun Kacibo Desa Lonrong, Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba yang sebelumnya sudah di segel oleh tim Satgas penertiban tambang, nampaknya tidak mengindahkan garis polisi, karena sampai Rabu 26 Juli masih tetap beroperasi.

 

Kepada Radar Selatan salah seorang warga sekitar Nahdinal Muhtar mengaku, kalau tambang galian C ilegal milik salah satu perusahaan tambang yang telah dinyatakan ditutup bahkan telah ditandai police line nampaknya tidak menghiraukan hal tersebut, ini dibuktikan pasca sehari ditutupnya tambang tersebut masih saja tetap kembali beroperasi.

 

“Bayangkan saja pak, sudah dipasangi garis polisi, tapi pekerja tambang sengaja membuka garis polisi tersebut dan kembali bekerja, nanti selesai bekerja baru garis polisi kembali dipasang, ini kan pelanggaran pak” kata tokoh pemuda di daerah tersebut.

 

Bukan hanya Nahdinal, namun warga lainya Uppi Caica juga membenarkan hal tersebut, kalau tambang milik PT Palangkaraya yang dinyatakan tidak memiliki izin pengelolaan tambang galian C oleh pihak terkait bahkan tidak mengindahkan larang pihak kepolisian dan pemerintah, karena sampai saat ini masih tetap beroperasi kendati telah disegel atau di tutup pihak kepolisian dalam hal ini tim yang turun.

 

Uppi menduga kalau tambang yang beroperasi tersebut memiliki bekingan yang kuat, karena sampai hari ini pasca ditutupnya beberapa hari lalu tambang galian C tersebut masih saja beroperasi bahkan tambang galian C lainya yang di tutup sama sekali tidak berani untuk beroperasi.

 

“Saya berharap pihak terkait dalam hal ini satgas tambang di Bulukumba tidak tebang pilih dalam penindakan jangan pilih-pilih ini menbuktikan kalau ada dugaan kongkalikong antara pemilik tambang dengan beberapa oknum yang memiliki pengaruh besar di Bulukumba” katanya.

 

Bahkan Uppi bersama dengan masyarakat telah melaporkan hal ini ke DPRD Bulukumba agar wakil rakyat yang saat ini berada di Bulukumba untuk mendesak dan meminta satgas penertiban tambang tidak menberikan pilih kasih kepada para penambang dengan melakukan pembiaran” katanya.

 

Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Hanura Lukman membenarkan hal tersebut kalau dirinya telah menerima aduan dan laporan masyarakat di dusun Kacibo desa Longrong kecamatan Ujung loe terkait dengan masih beroperasinya tambang galian C Ilegal dilokasi yang telah di tutup dengan garis polisi.

 

“Saya telah terimah aduan dan keresahan dari para warga sekitar terkait masalah tambang ini, dan saya telah sampaikan langsung kepada kapolres, Dandim termasuk Bupati Bulukumba untuk segera menindak lanjuti keresehan warga terkait masalah tambang.

 

Lukman mengatakan kalau tidak ada alasan lain tim satgas untuk tebang pilih dalam masalah penertiban tambang -tambang yang ada di enam kecamatan termasuk yang paling besar berada di kecamatan Ujung Loe” katanya.

 

Sementara itu kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Deki Mirazaldi juga membenarkan adanya aktifitas tambang yang masih beroperasi di Bulukumba termasuk masalah tambang PT Palangkaraya yang diduga kuat kembali beroperasi kendati telah di tutup oleh tim.

 

“Saya koordinasi dengan wakapolres Bulukumba untuk meminta petunjuk tindakan yang akan dilakukan terhadap tambang ilegal yang masih beroperasi di kabupaten Bulukumba, “katanya.

 

To Top