Pilkada Bantaeng, Rekrutmen Panitia Ad Hoc Dimulai Oktober – Radar Selatan

Radar Selatan

Bantaeng

Pilkada Bantaeng, Rekrutmen Panitia Ad Hoc Dimulai Oktober

Ketua kpu bantaeng, Nurbaeti

 

BANTAENG, RADAR SELATAN. CO.ID – – Dalam rangka mengsukseskan Pemilihan Bupati dan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantaeng, Oktober 2017 mendatang akan melakukan rekrutmen penyelanggara mulai dari Penyelenggara Pemilih Kecamatan (PPK) hingga tingkat PPS.

 

Hal itu disampaikan, Ketua KPU Bantaeng, Nurbaeti saat dikonfirmasi Radar Selatan, Selasa 1 Agustus 2017. Menurutnya, rekrutmen tersebut atas dasar petunjuk PKPU dan KPU RI dalam rangka mengsukseskan pilkada serentak 2018. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, rekrutmen nantinya akan berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan, termasuk prasyarat bagi mereka yang hendak menjadi penyelenggara bukanlah berasal dari parpol atau tim pemenangan salah satu kandidat.

“Kalau kita belum mungkin Oktober kita akan memulai rekrutmen Ad Hoc atau PPK dan PPS, yang ada saat ini kan baru tahapan di Panwaslu. Yah rekrutmen kita mulai dari PPK hingga PPS, salah satu syarat mutlaknya tidak terlibat atau terkontaminasi dengan parpol dan tim paslon, “jelasnya.

Sementara untuk kesiapan KPU sendiri menyambut Pilkada serentak, pihaknya telah massif melakukan sosialiasi kepada masyarakat untuk mengajak mengsukseskan Pilkada dengan hadir pada saat pemilihan bagi mereka yang telah memiliki hak suara. Sedang untuk pemutakhiran data pemilih baru akan dilakukan pada akhir tahun 2017.

“Tahapan sudah berlangsung, tapi saat ini masih sosialisasi dan menyiapkan dokumen penting singkronisasi data juga belum, baru koordinasi antara lembaga berwenang. Yah kita berharap tingkat partisipasi pemilih lebih meningkat lagi, “harapnya.

Nurbaeti melanjutkan, untuk anggaran Pilkada sendiri, melalui pemerintah daerah telah menetapkan anggaran yang diajukan KPU yaitu Rp18 miliar lebih. Didalamnya mencakup pembiayaan rekrutmen penyelengara, alat peraga kampanye dan estimasi untuk tujuh pasang calon.

“Dananya sudah siap, karena sudah NPHD atay sudah ada Naskah Perjanjian Hibah Daerah, jadi kalau untuk anggaran pengamanan itu beda lagi begitu juga panwaslu ada pos tersendiri buat mereka. Jadi anggaran Rp18 miliar lebih ini sampai tuntas ada yang terpilih, termasuk jika nantinya bersoal di MK, “tutupnya. (Fajar)

 

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!