Kapolres Tegaskan, Proses Dua Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Kapolres Tegaskan, Proses Dua Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan

Kapolres Bulukumba, AKBP Anggi Nualifar Siregar

BULUKUMBA, RADAR SELATAN. CO.ID  — Kapolres Bulukumba AKBP Anggi Naulifar Siregar mengaku jika pihaknya telah memproses kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur yang diduga dilakukan dua anggota polisi di Halaman SKB Bulukumba, baru-baru ini.

“Sementara kasusnya bergulir di penyidik reskrim untuk laporan dugaan penganiayaannya,” kata Anggi, Minggu, 20 Agustus 2017.

Kapolres juga menjelaskan telah menerima laporan tersebut dan pihaknya sementara menangangi laporan yang diajukan oleh salah satu orang tua korban bernama Adam Bin Syarief untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan bekerja secara profesional dalam penanganan kasus tersebut, apalagi menurutnya melibatkan oknum kepolisian sendiri.

“Kami profesional, semua laporan akan kami tangani,” tegas mantan Kapolres Sidrap ini.

Adapun penekanan kapolres adalah mengenai perilaku buruk anggota Polri. Bahkan kapolres menyatakan bahwa Polri tidak akan melindungi anggota yang merusak institusi.

Kapolres mencontohkan perilaku buruk yang merusak institusi tersebut seperti menjadi beking peredaran narkoba, beking perjudian dan menjadi beking bisnis ilegal, bahkan tindak pidana lainnya termasuk  kasus penganiayaan yang melibatkan anggotanya.

“Kita akan menindak tegas siapapun anggota Polri yang terlibat apalagi menjadi beking dalam peredaran gelap narkoba, perjudian dan bisnis ilegal maupun yang terlibat dalam kasus pidana,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua korban penganiayaan, Syarief mengaku anaknya Adam bin Syarief saat ini masih trauma dan tidak mau keluar rumah akibat dianiaya.

Syarief meminta Kapolres Bulukumba AKBP Anggi Naulifar Siregar tidak melindungi anggotanya.

Selain di polres, Syarief juga telah mengadukan kasus tersebut ke Komnas Perlindungan Anak termasuk Polda Sulsel.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!