Wujudkan Transparansi Anggaran Pilkada, KPU Bantaeng Gelar Konsultasi Publik – Radar Selatan

Radar Selatan

Bantaeng

Wujudkan Transparansi Anggaran Pilkada, KPU Bantaeng Gelar Konsultasi Publik

Konsultasi publik anggaran Pilkada Bantaeng

BANTAENG, RADAR SELATAN.CO.ID — Dalam rangka trasfaransi pengelolaan anggaran Pilkada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng menggelar Konsultasi Publik terkait pengelolaan anggaran tahapan Pemilukada Bantaeng 2018, yang berlangsung di Aula Husni
Kamil Malik Kantor KPUD Bantaeng, Rabu 30 Agustus 2017.

 

Dari pantauan Radar Selatan, dalam kegiatan tersebut dihadiri, seluruh komisioner KPUD Bantaeng, masing masing, Ketua KPU Bantaeng, Nurbaeti dan empat komisioner KPU lainnya, A Harianto, Syamsul Qadri, Hamzar dan Siti Marwiyah, selain itu juga dihadiri Kapolres Bantaeng, AKBP ADIB Rojikin (Kapolres Bantaeng), Ansar Tuba (Asisten III), Faisal, S.STP (Kakesbangpol Bantaeng), Syakrul (Panwaskab Bantaeng), Nuzuliah Hidayah (Panwaskab Bantaeng), Ishak (Sekretaris KPUD Bantaeng), dan puluhan peserta perwakilan sejumlah instastansi, OKP dan insan pers.

 

Dalam pemaparannya, Komisioner KPUD Bantaeng, Hamzar menjelaskan, konsultasi publik merupakan tindak lanjut dari upaya transparansi anggaran yang telah dilakukan sebelumnya, yakni sejak perencanaan pengusulan anggaran Pemilukada Bantaeng. Sekain itu dia menegaskan kalau angggaran KPUD Bantaeng merupakan anggaran paling sedikit dari seluruh KPUD yang ada di Sulsel.

 

“kita sudah lakukan transparansi. Salah satunya melalui dialog, kami memaparkan pengusulan anggaran di hadapan perwakilan Parpol, anggota DPRD dan stakeholder. Kita juga adalah kabupaten kedua yang cepat penandatanganan NPHD nya”jelasnya.

 

Menurutnya, KPU Bantaeng merasa perlu untuk melakukan konsultasi publik, selain sebagai bentuk transparansi anggaran, juga sebagai upaya menghadirkan kesepahaman bersama tentang hal-hal yang menjadi peruntukan dana Pilkada yang telah dirancang tersebut. Untuk Bantaeng sendiri pihaknya akan menghadapi dua suksesi yaitu Pemilihan Bupati Bantaeng dan Gubernur Sulsel dimulai tahapannya terhitung pada 14 Juni 2017 oleh KPU Pusat dengan tagline Damai Berkualitas.

 

“KPUD Bantaeng telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah pada 14 Juli 2017, sejumlah Rp. 18.999.153.400. Tujuan sosialisasi terkait dana Anggaran Pilkada yang diharapkan ada tanggapan, saran terkait pengelolaan anggaran serta bukti transparan kepada publik,”pungkasnya.

 

Terpisah, Ketua Oms Batara (Bantaeng Trasparansi Anggaran) Nurdin Halid menyambut baik atas langkah KPUD Bantaeng atas transparansi anggaran Pilkada. Meski demikian pihaknya menyarangkan agar anggaran yang dikelolah wajar lagi rasional.”Saya kira tidak ada masalah apakah itu besar atau kecil yang penting, intinya uang mengikuti fungsi,”katanya.

 

Ia juga menyarangkan agar sosialisasi dan publikasi tidak hanya melibatkan pihak tertentu saja. Pasalnya yang diundang dalam konsultasi anggaran tersebut hanyalah perwakilan dari beberapa lembaga yang seharusnya warga secara umum juga mampu mengaksesnya.

 

“Dan harus diperjelas lagi pos pos anggaran yang mana dibiayai APBD Kabupaten atau Provinsi, anggaran ini terkait publik,masyarakat harus punya akses juga untuk mengetahui tidak hanya pimpinan lembaga saja,”sarannya.(faj)

Komisioner Kpud bantaeng saat memawarkan pos anggaran dalam konsultasi anggaran pilkada di Aula Husni Kamil Malik, Selasa 30 Agustus 2017.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!